Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Anggaran Operasional Laboratorium Lingkungan Dipangkas

Hera Marylia Damayanti • Senin, 15 Desember 2025 | 13:35 WIB
LINGKUNGAN: Petugas saat mengambil sampel air limbah di Puskesmas Ketapang, Sampang, Kamis (4/12). (DLH PERKIM UNTUK JPRM)
LINGKUNGAN: Petugas saat mengambil sampel air limbah di Puskesmas Ketapang, Sampang, Kamis (4/12). (DLH PERKIM UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Anggaran operasional laboratorium lingkungan tahun depan dipangkas. Kebijakan itu dikhawatirkan bisa menghambat pelayanan kepada publik.

Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan DLH Perkim Sampang Hendro Wibowo Prasetyo mengatakan, penurunan anggaran operasional tersebut cukup signifikan. ”Jika sebelumnya sebesar Rp 120 juta, kini menjadi Rp 85 juta,” katanya.

Menurutnya, selama ini anggaran operasional yang melekat di bidangnya dialokasikan untuk beberapa program. Di antaranya pemeliharaan, belanja bahan-bahan, dan perjalanan dinas bagi staf. Sebab, pengambilan sampel air limbah harus dilakukan oleh staf.

”Kebijakan ini dibuat karena TKD (transfer keuangan ke daerah) berkurang,” tambahnya.

Dijelaskan, akibat pengurangan anggaran tersebut, terdapat beberapa pelayanan yang terganggu. Yakni, pengambilan sampel ke objek uji yang tidak terakomodasi maksimal. Sebab, anggaran perjalanan dinas petugas pun ikut menyusut.

”Misalnya dalam setahun kami menyediakan Rp 11 juta, ternyata hanya mampu menyediakan Rp 8 juta. Jadi ada yang tidak ter-cover,” terangnya.

Meski terjadi penyusutan anggaran, lanjut dia, tapi pelayanan tetap dimaksimalkan. ”Sehingga, bisa tetap  berkontribusi dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor jasa laboratorium,” pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Anggaran Operasional #dipangkas #pengurangan anggaran #Laboratorium Lingkungan