Panggung Budaya Madura 3 Spektakuler, Aba Idi Inginkan Sampang Jadi Sentra Budaya dan Kuliner di Madura

Hendriyanto • Dipublikasikan Sabtu, 13 Desember 2025 | 05:00 WIB

APRESIASI: Bupati Sampang Slamet Junaidi saat membuka acara Panggung Budaya Madura 3 di Alun-alun Trunojoyo, Sampang pada Jumat malam (12/12).
APRESIASI: Bupati Sampang Slamet Junaidi saat membuka acara Panggung Budaya Madura 3 di Alun-alun Trunojoyo, Sampang pada Jumat malam (12/12).

SAMPANG, RadarMadura.id – Malam pentas seni Panggung Budaya Madura ke-3 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sampang ke-402 berlangsung meriah. Ribuan penonton memadati Alun-alun Trunojoyo untuk menyaksikan pertunjukan budaya dari empat kabupaten di Madura.

Gelaran tahunan ini kembali menjadi ruang ekspresi seni dan budaya bagi masyarakat Madura. Tidak hanya kesenian tradisional, sejumlah pertunjukan kontemporer juga menghiasi panggung utama.

Bupati Sampang Slamet Junaidi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Menurutnya, Panggung Budaya Madura merupakan salah satu bentuk nyata pelestarian budaya lokal.

“Alhamdulillah sejak periode pertama, panggung budaya Madura terus terlaksana hingga hari ini. Saya sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat demi suksesnya acara ini,” kata Aba Idi, pada Jumat (12/12).

Dalam sambutannya, mantan anggota DPR RI itu menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan agenda seni dan budaya Madura. Ia menilai kegiatan ini menjadi identitas daerah sekaligus ruang tumbuhnya kreativitas masyarakat.

Baca Juga: Sampang Terima Penghargaan Kabupaten Terinovatif Tiga Kali Berturut-turut, Buah Kolaborasi Integrasi Inovasi Lintas Sektor

Aba Idi juga berharap Sampang tidak hanya menjadi pusat kegiatan budaya Madura. Namun juga mampu berkembang menjadi sentra ekonomi dan kuliner dari berbagai daerah di Pulau Garam.

“Ini cita-cita pada periode kedua kami bersama Pak Wabup, yaitu membranding Sampang agar semakin dikenal luas. Ke depan, sektor budaya dan kuliner harus berjalan beriringan,” tambahnya.

Selain membuka pagelaran budaya, bupati dua periode itu juga meluncurkan dua layanan baru milik pemerintah daerah. Pertama, peluncuran Trunojoyo Net, platform penyedia paket internet yang dikelola PT Sampang Sarana Shorebase (SSS).

Bupati mengajak masyarakat menggunakan penyedia internet Trunojoyo Net yang dikelolah oleh PT SSS. Dengan harapan bisa memajukan BUMD di Kota Bahari.

Pada kesempatan yang sama, Bupati didampingi Wakil Bupati Sampang juga meresmikan logo baru PDAM yang kini bertransformasi menjadi Perumdam Trunojoyo. Identitas baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan air bersih kepada masyarakat.

Baca Juga: Pemkab Sampang Kembali Raih Penghargaan Kabupaten Terinovatif IGA 2025

“Semoga dua layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat. Kami ingin kinerja terus meningkat dan pelayanan semakin baik,” tegas bupati.

Diwaktu yang bersamaan, Aba Idi juga memberikan kado istimewah untuk menyambut hari jadi Kabupaten Sampang ke-402 yaitu dengan menghapus daftar tunggakan pembayaran pipaPDAM.

MEMUKAU: Penampilan penari mengiringi musik daul Panggung Budaya Madura di Alun-alun Sampang, Jumat (12/12).
MEMUKAU: Penampilan penari mengiringi musik daul Panggung Budaya Madura di Alun-alun Sampang, Jumat (12/12).

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung pengembangan ekonomi berbasis budaya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, seniman, dan pelaku UMKM sangat dibutuhkan.

Panggung Budaya Madura jilid ketiga ini diharapkan menjadi pembuka jalan bagi potensi ekonomi kreatif Sampang. Pemerintah optimistis agenda tersebut dapat menjadi daya tarik wisata baru.

Dengan antusiasme yang tinggi, pagelaran budaya tersebut mampu memperkuat identitas Sampang sebagai kota bahari yang kaya warisan seni. Pemerintah berkomitmen menjadikan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah.

Acara ditutup dengan penampilan seni kolaboratif yang kembali memancing riuh tepuk tangan penonton. (ay/dry)

Editor : Hendriyanto
bupati sampang budaya madura pdam nusantara aba idi