SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura Inspektorat Sampang merayakan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) dengan kegiatan senam bersama di Alun-Alun Trunojoyo, Sampang, kemarin (5/12).
Kegiatan tersebut dimanfaatkan oleh Inspektorat Sampang untuk melakukan sosialisasi pencegahan antikorupsi di Kota Bahari.
Inspektur Inspektorat Sampang Ariwibowo Sulistyo mengatakan, pihaknya menyemarakkan Hakordia 2025, kemarin.
Yakni, dengan melaksanakan senam bersama aparatur sipil negara (ASN) di bawah naungan Pemkab Sampang.
Menurutnya, setiap minggu awal bulan, Pemkab Sampang rutin mengadakan kegiatan senam bersama yang diselenggarakan oleh disporabudpar.
Bulan ini, tepatnya pada Selasa (9/12) merupakan Hakordia, kami berkolaborasi dengan disporabudpar untuk melaksanakan senam bersama tersebut, tuturnya.
Senam itu kami mengusung tema bangun kepercayaan publik wujudkan Sampang Bebas Korupsi, ujarnya.
Ari menerangkan, pada kegiatan senam bersama Hakordia tersebut, terdapat pesan-pesan yang disampaikan oleh penyuluh antikorupsi yang ada di institusinya.
Sebelum senam bersama dimulai, penyuluh menyampaikan sembilan nilai antikorupsi.
Di antaranya menerapkan pola hidup sederhana (jangan flexing), jujur, disiplin, dan lain sebagainya, ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, inspektorat juga membagi-bagikan pin antikorupsi kepada peserta senam.
Pin tersebut berisi kata-kata penting tentang antikorupsi.
Pada senam kali ini juga terdapat gerakan senam antikorupsi.
Gerakan maupun musiknya bertemakan antikorupsi, ulasnya.
Ari menyatakan, pihaknya mengajak semua pihak bersama-sama berkomitmen memerangi korupsi.
Sebab, korupsi di Indonesia sudah semakin mengakar dan tergolong kejahatan yang luar biasa.
Sudah menjadi extraordinary crime korupsi sekarang. Makanya, perlu strategi ekstra untuk memberantasnya, ulasnya.
Ari menambahkan, strategi pemberantasan korupsi bisa dilakukan melalui tiga hal.
Di antaranya, melalui pendidikan, pencegahan, dan penindakan.
Melalui kegiatan senam bersama antikorupsi tersebut, institusinya merealisasikan pemberantasan korupsi dengan cara edukatif.
Kami menanamkan sembilan nilai antikorupsi kepada semua peserta senam, bebernya.
Dia berharap, semua pihak terus bergandengan tangan bersama-sama memerangi korupsi di Kabupaten Sampang.
Hal itu dimulai dari keluarga terdekat dengan menanamkan nilai-nilai antikorupsi.
Pencegahan korupsi mesti dimulai dari sekeliling kita (keluarga), tandasnya. (bai/yan)
Editor : Amin Basiri