Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Terlibat Cekcok, Petani Tewas di Tangan Tetangga, Polisi Masih Selidiki Motif Penganiayaan

Hera Marylia Damayanti • Jumat, 5 Desember 2025 | 14:24 WIB

DIMINTAI KETERANGAN: Tersangka MT diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Sampang, Rabu (3/12). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)
DIMINTAI KETERANGAN: Tersangka MT diperiksa oleh penyidik Satreskrim Polres Sampang, Rabu (3/12). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)
 

SAMPANG, RadarMadura.id – Nasib tragis dialami Suja’i, warga Desa Noreh, Kecamatan Sreseh, Sampang. Pria berusia 52 itu tewas di tangan Mattangwar, yang tidak lain tetangganya sendiri. Kasus penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban terjadi Rabu (3/12).

Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menyatakan, kejadian itu bermula saat mencari rumput di tegal milik keluarganya. Korban yang saat itu bertemu dengan pelaku terlibat cekcok.

Peristiwa itu berujung penganiayaan terhadap korban. Pelaku membacok korban menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit. Terdapat beberapa luka bacok yang ditemukan di sekujur tubuh korban. Antara lain, di bagian leher, pinggang, dan area vitalnya.

”Korban sempat lari menuju ke utara sekitar 100 meter. Namun, meninggal di lokasi,” ujarnya.

Setelah insiden, polisi langsung melakukan serangkaian penyelidikan, serta menangkap pelaku Mattangwar, 60. ”Tersangka sekarang sudah diamankan di rumah tahanan (rutan) Polres Sampang,” ujarnya.

Terdapat beberapa barang bukti (BB) yang diamankan polisi. Antara lain, celurit dengan gagang yang sudah patah, cangkul, baju, dan sarung pelaku. ”Untuk motifnya belum diketahui karena masih dalam penyidikan lebih lanjut,” katanya.

Pj Kades Noreh, Kecamatan Sreseh, Moh. Syiful Bahri membenarkan insiden penganiayaan yang berujung tewasnya korban di desanya. Namun, pelakunya sudah diamankan tidak lama setelah kejadian.

”Pelaku diamankan polisi sekitar pukul 17.00,” katanya.

Pihaknya tidak tahu secara detail tentang motif kejadian tersebut. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, korban dan pelaku sempat cekcok. Permasalahannya juga belum diketahui dengan jelas.

”Informasinya yang kami dengar, kakak korban pernah dipukul oleh pelaku. Selebihnya kami kurang mengetahui pasti. Pelaku diketahui sempat mengalami gangguan jiwa dan pernah dipasung. Perihal sudah sehat atau tidak, kami kurang tahu,” tandasnya. (bai/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Penganiayaan #Motif #luka bacok #meninggal #Petani