SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun ini, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) dialokasikan untuk bantuan langsung tunai (BLT). Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Sampang sukses menyalurkan bantuan tersebut kepada ribuan penerima.
Total kuota penerima BLT DBHCHT sebanyak 3.628 orang. Namun, bantuan tersebut disalurkan kepada 3.602 penerima. Sebab, terdapat 26 penerima tidak berhasil buka rekening karena data ganda.
Kepala Dinsos PPPA Sampang Moh. Anwari Abdullah mengatakan, BLT DBHCHT disalurkan kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Pihaknya menggandeng Bank Sampang untuk menyalurkan bantuan kepada penerima. Artinya, BLT DBHCHT langsung dicairkan ke rekening penerima.
”Kami pastikan tidak ada dana yang masuk ke dinas. Dana bantuan disalurkan secara utuh kepada penerima,” ujarnya.
Anwar mengungkapkan, pihaknya menjadwal penyaluran BLT DBHCHT di setiap kecamatan. Khusus penyaluran bantuan di wilayah Kecamatan Sampang dilakukan bertahap. Sebab, jumlah penerima mencapai 2.360 orang. Dia bersyukur tidak ada kendala serius selama proses penyaluran bantuan.
”Alhamdulillah, buku tabungan sudah kami salurkan kepada penerima bersama Bank Sampang sebagai bank penyalur BLT DBHCHT,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, program BLT DBHCHT bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Diharapkan, bantuan ini bisa mengurangi beban hidup buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok.
”Bantuan ini bisa digunakan untuk biaya sekolah anak atau kebutuhan sehari-hari. Semoga tahun depan bantuan ini bisa terealisasi lagi,” tukasnya. (bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti