Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bantuan Linjamsos Berkurang Ratusan Juta

Amin Basiri • Senin, 1 Desember 2025 | 14:17 WIB
DEMI KELUARGA: Nelayan hendak pulang dari kapalnya di Desa Taddan, Camplong, Minggu (30/11).
DEMI KELUARGA: Nelayan hendak pulang dari kapalnya di Desa Taddan, Camplong, Minggu (30/11).

SAMPANG, RadarMadura.id – Tahun depan, nominal bantuan yang bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) dipangkas. 

Akibatnya, penerima bantuan perlindungan jaminan sosial (linjamsos) kepada pekerja rentan pun menyusut.

Kabid Pelatihan dan Hubungan Industrial Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang Ervien Budi Jatmiko mengatakan, bantuan linjamsos kepada pekerja rentan tahun depan dipastikan tetap berlanjut.

Tapi, kuotanya diprediksi berkurang. Insyaallah tetap ada,” katanya.

Menurutnya, jika melihat alokasi anggaran tahun ini, nominal bantuan linjamsos mencapai Rp 900 juta.

Bantuan itu akan diberikan kepada 2.289 buruh tani, 200 marbot, 727 nelayan, dan 6.000 guru ngaji.

”Sementara nominal anggaran untuk linjamsos tahun depan menyusut, sekitar Rp 600 juta,” ungkapnya.

Dijelaskan, meski ada penyusutan sekitar Rp 300 juta, Pemkab Sampang belum bisa memastikan jumlah penerima berkurang berapa orang. Seperti apa nanti masih belum final,” ucapnya.

Kabid Perikanan Tangkap Diskan Sampang, Siti Asiya, menyampaikan, nelayan yang ter-cover linjamsos masih minim.

Buktinya, sampai saat ini baru 727 orang dibantu pemkab dan 100 nelayan lainnya mengajukan bantuan secara mandiri.

”Jumlah total nelayan di Sampang ada 15.597 orang. Kami berharap mendapatkan bantuan semua.

Kami berharap semua nelayan bisa mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya. (ay/yan)

Editor : Amin Basiri