SAMPANG, RadarMadura.id – Menjelang tutup anggaran 2025, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) Sampang kembali mengalokasikan bantuan hand tractor.
Setidaknya ada sekitar 19 unit hand tractor. Namun, kegiatan belanja alat dan mesin (alsintan) pertanian tersebut sampai saat ini belum terealisasi.
Kabid Sarana Pertanian Disperta Sampang, Nurdin, menyampaikan, hand tractor merupakan salah satu bantuan yang didistribusikan untuk mendukung sarana produksi pertanian.
Sumber anggarannya berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).
”Kami juga mendapatkan tambahan di perubahan anggaran keuangan (PAK) untuk pengadaan hand tractor ini,” katanya.
Menurutnya, sebelumnya anggaran yang disediakan untuk pengadaan hand tractor tersebut sebesar Rp1,8 miliar.
Anggaran itu dibelanjakan untuk 59 unit yang diserahkan kepada 59 kelompok tani (poktan).
”Untuk yang 59 unit sudah disalurkan, tinggal yang PAK,” tambahnya.
Nurdin menyampaikan, pada PAK dirinya mendapatkan tambahan anggaran sekitar Rp500 juta.
Rencananya, anggaran ratusan juta tersebut akan membelanjakan 19 unit hand tractor. Namun, sampai saat ini belum terealisasi.
”Belum, insya Allah awal Desember,” terangnya.
Menurutnya, sampai saat ini pihaknya masih melakukan verifikasi dan validasi (verval) calon penerima.
Meski demikian, dia memastikan pengadaan melalui e-katalog itu bisa tersalurkan kepada penerima pada tahun ini.
”Kita juga menunggu dari DPA (dokumen pelaksanaan anggaran), setelah verval nanti dibuatkan SK Bupati,” paparnya.
Anggota Komisi II DPRD Sampang, Moh. Anwar, menyampaikan bantuan alsintan tersebut harus segera disalurkan.
Selain bisa segera dimanfaatkan oleh petani, anggaran ratusan juta tersebut juga bisa terserap secara maksimal.
”Dinas harus segera mengambil langkah untuk bisa dibelanjakan.
Sehingga progres serapan anggarannya bisa maksimal. Ini sudah mepet dan mau tutup anggaran,” tandasnya. (ay/yan)
Editor : Amin Basiri