SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura Indikator penilaian tingkat gemar membaca (TGM) berubah. Jika di 2024 indikator penilaiannya lima, kini dipangkas menjadi menjadi tiga.
Kabid Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Sampang Kurnia Sufartina mengeklaim TGM Kota Bahari terus meningkat.
Tahun lalu (2024), Kabupaten Sampang 60,4 persen. Sedangkan 2023 hanya 50,5 Persen.
”Alhamdulillah (angka TGM) Kabupaten Sampang sudah di level hijau,” katanya kemarin (11/11).
Terdapat beberapa indikator dalam penilaian TGM. Yakni, frekuensi dan durasi membaca.
Kemudian, bahan bacaan, frekuensi dan durasi akses internet. Namun, mulai tahun ini indikator penilaian TGM dipangkas menjadi tiga.
Yakni, pra-membaca, saat membaca, dan pasca membaca, imbuhnya.
Pemkab Sampang berupaya untuk mempertahankan TGM 2024 yang sudah mulai positif.
Salah satunya dengan menghadirkan kegiatan yang dapat memotivasi warga datang ke perpustakaan daerah (perpusda).
”Event-event yang kami gelar kadang spontanitas untuk mengenalkan program kami,” jelasnya.
Selain itu, Dispusip Sampang juga membuka layanan perpustakaan keliling (perpusling) kepada masyarakat. Serta menyediakan pojok baca digital (pocadi), rumah pintar.
Kami juga melakukan beberapa pelatihan dan bedah buku di perpustakaan,” tuturnya. (ay/jup)
Editor : Amin Basiri