Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Polres Sampang Tangkap Terduga Penganiaya Driver Taksi Online

Hera Marylia Damayanti • Rabu, 5 November 2025 | 13:21 WIB
TEWAS: Anggota Polri mendampingi petugas Puskesmas Tambelangan, Sampang, saat melihat kondisi jenazah RGP, Minggu (2/11). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)
TEWAS: Anggota Polri mendampingi petugas Puskesmas Tambelangan, Sampang, saat melihat kondisi jenazah RGP, Minggu (2/11). (HUMAS POLRES UNTUK JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Satreskrim Polres Sampang meringkus dua terduga pelaku kasus dugaan pembacokan terhadap Raffa Galang Prayoga (RGP). Namun, polisi masih merahasiakan identitas kedua pelaku yang menghabisi nyawa remaja 19 tahun tersebut.

Sumber tepercaya Jawa Pos Radar Madura (JPRM) mengatakan, aparat kepolisian sudah mengamankan terduga pelaku pembacokan di Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan. ”Berdasar informasi yang saya terima, polisi sudah mengamankan dua orang pada Senin (3/11),” ujarnya.

Menurutnya, terduga pelaku berinisial S dan AI. Kabarnya, S merupakan anak salah satu mantan kepala desa (Kades) di Kecamatan Kedungdung. ”Kedua terduga pelaku sudah ditahan di Polres Sampang,” ujarnya.

Dijelaskan, kasus pembacokan terhadap RGP yang ditemukan tergeletak penuh luka akibat sabetan sajam pada beberapa anggota tubuhnya tidak ada kaitannya dengan pekerjaan almarhum sebagai driver. Sebab, motifnya diduga berkaitan dengan asmara.

”Korban informasinya merupakan pacar dari salah satu istri terduga pelaku,” katanya.

Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo menyatakan, institusinya untuk sementara belum bisa memberikan keterangan secara detail perihal kasus pembacokan tersebut. Tapi, dia berjanji bakal segera mengekspos perkara tersebut. ”Kami akan rilis kasus ini secepatnya,” janjinya.

Eko juga tidak bisa berkomentar banyak saat disinggung mengenai informasi penangkapan terduga pelaku pembacokan. ”Kami terus bekerja. Lebih cepat lebih baik bagi kami untuk segera menyampaikan hasilnya kepada publik,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya suasana Desa Samaran, Kecamatan Tambelangan, Minggu (2/11) dibuat geger. Sebab, warga dikagetkan dengan penemuan seorang pria tanpa identitas tergeletak di jalan setapak desa.

Saat ditemukan, tubuh korban bersimbah darah karena mengalami luka sabetan sajam di sekujur tubuhnya. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Tambelangan. Namun, saat menjalani perawatan, korban meninggal.

Belakangan, korban diidentifikasi sebagai RGP, 19, warga Kota Surabaya. Korban sehari-hari bekerja sebagai driver taksi online. Pada Senin (3/11), jenazah korban dijemput anggota keluarga untuk dikebumikan di Surabaya. (bai/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#polres sampang #pelaku #Desa Samaran #pelaku pembacokan #kasus pembacokan #asmara #Meringkus #driver taksi online