SAMPANG, RadarMadura.id – Tersangka kasus pencabulan, Basir, belum berhasil diringkus. Kini, kasus yang menimpa korban berinisial R, warga Kecamatan Robatal, Sampang, itu mendapat perhatian serius dari Kapolres Sampang AKBP Hartono.
Dia mengatakan, pihaknya bekerja dengan maksimal untuk mencari tersangka yang sudah ditetapkan DPO tersebut. Menurutnya, tersangka Basir melarikan diri semakin jauh. Meski begitu, pihaknya terus menelusuri keberadaan pelaku.
Hartono mengaku berkoordinasi dengan banyak pihak untuk meringkus tersangka Basir. Namun, hingga sekarang, pihaknya belum mengendus keberadaan pelaku. Dia berharap, masyarakat ikut membantu dalam proses pencairan pelaku.
”Misalnya ada warga yang menangkap DPO di Jakarta, silakan laporkan pada polisi di sana. Nanti polisi bakal berkoordinasi dengan kami dan akan kami jemput,” ujarnya.
Hartono menjelaskan, pihaknya melibatkan pihak lain di luar Polres Sampang untuk menindaklanjuti kasus tersebut. ”Jika masyarakat bisa menangkap, akan kami beri hadiah,” terangnya.
Andi Subahri selaku penasihat hukum korban mengatakan, keluarga korban menginginkan agar pelaku segera ditangkap. Apalagi, kasus tersebut sudah memasuki bulan ketiga. Namun, pelaku berhasil diringkus.
Saat ini Polres Sampang melakukan penyegaran personel, termasuk Kasatreskrim. ”Diharapkan adanya pemimpin baru ini, pelaku segera diringkus,” harapnya.
Pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut. Sebab, tindakan tersangka sudah merusak masa depan kliennya. Keluarga korban meminta Polres Sampang agar profesional dalam menangani kasus tersebut.
”Apalagi Irwasda Polda Jatim sudah bersurat ke Polres Sampang merespons pengaduan kami atas lambannya pengusutan kasus tersebut. Kami berharap surat irwasda itu bisa diindahkan dengan menangkap pelaku,” tandasnya. (bai/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti