Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Kinerja Polres Sampang Lamban, Pelaku Penganiayaan Petugas SPBU Kabur

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 28 Oktober 2025 | 16:15 WIB
BAWA SENPI: Terduga pelaku saat menembak korban menggunakan senpi di SPBU 5469206 Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Senin (20/10). (TANGKAPAN LAYAR REKAMAN CCTV SPBU 5469206)
BAWA SENPI: Terduga pelaku saat menembak korban menggunakan senpi di SPBU 5469206 Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang, Senin (20/10). (TANGKAPAN LAYAR REKAMAN CCTV SPBU 5469206)

SAMPANG, RadarMadura.id – Kinerja Polres Sampang dalam mengungkap kasus penganiayaan petugas SPBU 54.692.06 Desa Tambaan, Kecamatan Camplong, Sampang, lamban. Indikasinya, sudah sepekan lebih kasus yang menimpa Hairuddin, 29, bergulir. Tapi, tidak ada satu pun pelaku yang ditangkap. Saat ini pelaku dikabarkan sudah melarikan diri.

Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan, pihaknya terus menindaklanjuti insiden pembacokan dan penembakan terhadap korban bernama Hairuddin. Dia mengakui jika pelaku belum ditangkap. ”Pelaku diduga kabur,” katanya.

Perwira menengah (Pamen) dengan dua melati di pundaknya itu mengaku sedang melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Disinggung kendala dalam menangkap pelaku, dia enggan merespons. ”Pelaku masih dalam pencarian,” ucapnya.

Rosi selaku pengawas SPBU 54.692.06 menyampaikan, pihaknya belum mendapatkan informasi terkait perkembangan kasus penganiayaan Hairuddin. Informasi terakhir, tiga pelaku yang diduga terlibat kasus tersebut belum diamankan. ”Semua pelaku belum ditangkap,” ujarnya.

Pihaknya berharap Polres Sampang lebih serius dalam menangani kasus tersebut. Dia meminta agar pelaku pembacokan dan penembakan itu segera dijebloskan ke penjara. ”Kami tetap berharap polisi segera menangkap pelaku,” harapnya.

Menurut Rosi, semua bukti sudah jelas dalam kejadian itu. Bukti rekaman CCTV dan selongsong peluru senjata api (senpi) yang ditemukan di TKP sudah diamankan. ”Polisi sudah melakukan olah TKP dan saksi-saksi sudah selesai diperiksa. Tapi, pelakunya sampai saat ini belum ditangkap,” sesalnya.

Sebelumnya diberitakan, petugas SPBU Hairuddin menjadi korban penganiayaan. Warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Sampang, itu mengalami luka parah setelah dikeroyok tiga pria menggunakan sajam jenis celurit. Aksi pengeroyokan itu terekam CCTV. Seorang pelaku sempat melepaskan tembakan ke arah korban sebanyak dua kali. (bai/bil)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#polres sampang #Lamban #pembacokan dan penembakan #pelaku diduga kabur #petugas SPBU