Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bupati Sampang Pimpin Upacara HSN 2025, Ajak Santri Berperan Memajukan Negara

Abdul Basri • Kamis, 23 Oktober 2025 | 02:54 WIB

 

APRESIASI: Bupati Sampang Slamet Junaidi berfoto bersama dengan siswa berprestasi usai upacara peringatan HSN di MAN Sampang. (UBAIDILLAHIR RA
APRESIASI: Bupati Sampang Slamet Junaidi berfoto bersama dengan siswa berprestasi usai upacara peringatan HSN di MAN Sampang. (UBAIDILLAHIR RA
 

 

 

SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di lapangan MAN Sampang, Rabu (22/10).

Menurutnya, peringatan HSN sangat istimewa. Sebab, tahun ini merupakan peringatan HSN tahun kesepuluh, dari sejak kali pertama ditetapkan pada 2015.

Tokoh yang akrab disapa Haji Idi itu mengatakan, peran pesantren semakin kuat dalam berbagai bidang kehidupan.

Sebelum Indonesia merdeka, pesantren menjadi pusat pendidikan di Nusantara. Dari pesantrenlah lahir santri dan generasi bangsa yang cerdas. santri merupakan bagian terpenting sepanjang sejarah kemajuan bangsa Indonesia.

”Banyak sekali alumni pesantren (santri) yang sudah menjadi tokoh besar, baik dari level daerah, provinsi, nasional maupun internasional,” katanya.

Dia menjelaskan, penetapan 22 Oktober sebagai HSN merujuk pada tercetusnya Resolusi Jihad KH Hasyim Asy'ari atas fatwa kewajiban berjihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Resolusi Jihad membakar semangat perlawanan anak bangsa, sehingga semua elemen bersatu padu melawan kolonial yang ingin menjajah Indonesia.

Haji Idi mengutarakan, saat ini masyarakat Indonesia menikmati kemerdekaan Republik Indonesia. Di balik kemerdekaan itu, ada darah para syuhada yang melawan penjajah.

”Pada hari santri ini, kita mengingat jasa mereka dan mensyukurinya dengan cara terus melakukan hal baik dan memberi kemaslahatan bagi bangsa Indonesia,” tuturnya.

Peringatan HSN kali ini mengusung tema mengawal Indonesia merdeka menuju peradaban dunia.

Menurutnya, tema tersebut mencerminkan tekad dan peran santri dalam menjaga kemerdekaan Indonesia sekaligus penggerak kemajuan.

”Santri tidak boleh hanya menjadi penonton, melainkan menjadi pelaku sejarah baru dalam membawa islam yang rahmatan lil alamin,” harapnya.

Haji Idi menambahkan, pada momentum HSN, dia mengaku berduka atas meninggalnya 67 santri korban ambruknya musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo.

”Semoga seluruh korban diberikan tempat yang baik di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan iman,” tukasnya. (bai/bil)

Editor : Abdul Basri
#bupati sampang #hari santri nasional #hsn #slamet junaidi