SAMPANG, RadarMadura.id – Kejadian yang dialami Stevens Charles Ricky, 48, melukai perasaan sesama ojek online (ojol). Keluarga Gojek Merah Putih (KGMP) Surabaya menjenguk korban begal dan pembakaran itu di RSUD dr Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang Senin (13/10).
Anggota KGMP Surabaya Suparjo mengatakan, pihaknya mendapatkan kabar mengenai insiden yang dialami rekannya melalui grup komunitas Gojek Surabaya.
”Kami mendapatkan informasi itu pukul 09.00 di grup. Setelah mengetahui itu, kami dari Surabaya langsung menuju ke Madura (Sampang),” katanya.
Suparjo mengutarakan, aksi pelaku terhadap rekan kerjanya itu tergolong sadis. Sebab, selain merampas motor milik korban, pelaku menyiram korban dengan BBM dan membakarnya. ”Kejadian ini mengancam keselamatan jiwa para ojol,” tuturnya.
Dia meminta agar kejadian tersebut tidak dianggap remeh. Aparat penegak hukum (APH) tidak boleh membiarkan kasus tersebut berlarut-larut. Jika tidak segera ditangkap, dikhawatirkan ada korban lagi.
Menurutnya, luka bakar yang dialami korban cukup serius. Diperkirakan 80 persen badan korban mengalami luka bakar. Diduga pelaku menyiapkan BBM tersebut sejak dari Surabaya.
”Pelaku harus segera ditangkap dan diproses hukum lebih lanjut,” katanya.
Plh Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, institusinya belum mengamankan pelaku. Namun, pihaknya terus mendalami kasus yang dialami ojol.
”Kami terus melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya.
Sebelumnya, warga Sidoarjo Stevens Charles Ricky dibakar dan dibegal oleh penumpangnya. Peristiwa itu terjadi saat pria yang bekerja sebagai ojek online itu mengantarkan penumpang dari Surabaya menuju Sampang.
Saat tiba di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Sampang, pelaku menyiram tubuh korban dengan BMM dan membakarnya. Pelaku juga membawa kabur sepeda motor korban. Stevens Charles Ricky mengalami luka bakar serius di sekujur tubuhnya. (bai/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti