SAMPANG, RadarMadura.id - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sampang dilibatkan dalam penyaluran bantuan program keluarga harapan (PKH) di Kota Bahari. Dalam penyaluran PKH tersebut, BRI memastikan akan melakukan sesuai dengan ketentuan.
Pemimpin Cabang BRI Sampang Dahlan Hariyadi mengatakan, sebelumnya beredar informasi adanya pemotongan dana PKH dan penahanan kartu ATM milik keluarga penerima manfaat (KPM).
Kabarnya, yang melakukan adalah agen BRILink di Desa Marparan, Kecamatan Sreseh, Sampang. Informasi tersebut sempat tersebar melalui media massa.
Dahlan Hariyadi mengatakan, penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah melalui institusinya, yang salah satunya termasuk PKH, sudah dilakukan sesuai prosedur. Yakni, tanpa ada pemotongan biaya apa pun, termasuk yang dilakukan agen BRILink.
Baca Juga: Peringati Hari Sungai Sedunia, BRI Peduli Ajak Generasi Muda Jaga Ekosistem Sungai dan Lingkungan
"Agen BRILink hanya berfungsi sebagai mitra layanan perbankan untuk mempermudah masyarakat saat melakukan transaksi," ujarnya.
Menurutnya, BRI juga senantiasa bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) RI, pendamping PKH, dan pemerintah kabupaten (pemkab). Tujuannya, untuk memastikan bansos, termasuk PKH, tersalurkan sesuai ketentuan.
"Bekerja sama dengan berbagai pihak agar memastikan dana bansos. termasuk PKH, diterima langsung oleh KPM sesuai ketentuan tanpa ada pemotongan," bebernya.
Dahlan Hariyadi menyatakan, dalam bekerja, BRI Cabang Sampang senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian. Selain itu, BRI juga menerapkan prinsip good corporate governance (GCG).
Baca Juga: Transaksi Digital BRI Tembus 99,1 Persen, BRImo dan AgenBRILink Jadi Andalan
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tandasnya. (bai/yan)
Editor : Hendriyanto