SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah Kabupaten Sampang kembali realisasikan program santunan kepada anak yatim Kamis (25/9).
Santunan diserahkan langsung Bupati Sampang Slamet Junaidi. Penyaluran bantuan tahap delapan itu berlangsung di Pendopo Trunojoyo Sampang.
Bantuan sosial yang disalurkan menyasar 500 anak yatim. Ratusan penerima bantuan itu dihimpun dari 14 kecamatan di Sampang.
Wakil Bupati Ahmad Mahfudz dan Ketua TP PKK Sampang Selviana Slamet Junaidi juga menyerahkan secara simbolis.
Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, program santunan kepada anak yatim dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial pemerintah. Kegiatan sosial ini telah rutin diselenggarakan setiap bulan.
Para anak yatim memiliki hak yang sama untuk mendapat perhatian dan kasih sayang. Sudah seharusnya pemerintah selalu ada untuk anak yatim.
”Sudah seharusnya dalam hidup kita menyayangi anak yatim. Ini juga meneladani Nabi Muhammad SAW yang sangat mencintai anak yatim,” terangnya.
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Sampang Erwin Elmi Syahrial menyampaikan, program ini merupakan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perhatian kepada anak yatim.
Anggaran kegiatan ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2025. Total anak yatim penerima bantuan tahun ini sebanyak 6.000 anak. Besaran santunan yang diterima masing-masing anak Rp 500 ribu.
Pihaknya berharap, bantuan ini dapat mengurangi beban ekonomi para anak yatim. Selain itu, ada peningkatan taraf hidup anak yatim supaya kelak menjadi generasi bangsa yang sukses.
”Semoga bantuan ini dapat bermanfaat kepada anak yatim,” harapnya. (jun/onk)
Editor : Hera Marylia Damayanti