SAMPANG, RadarMadura.id – Sebanyak 100 kaum difabel di Kecamatan Sreseh menerima bantuan pemerintah. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp 750 ribu. Pencairan bantuan dilaksanakan di kantor Bank Sampang Unit Sreseh.
Selama proses pencairan, penerima didampingi tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK) setempat. Sebagai kepanjangan tangan dari Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Sampang.
Penyaluran bantuan disabilitas di Kecamatan Sreseh digelar dua hari, pada Selasa (12/8) dan Kamis (14/8). Mayoritas penerima bantuan mencairkan sendiri di kantor bank yang telah ditentukan.
Kecuali ada enam penerima yang diantarkan ke rumahnya karena kesehatannya tidak memungkinkan.
Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA Sampang Zainal Muttaqien mengatakan, pencairan bantuan kepada penyandang disabilitas tidak hanya terpusat di kota.
Pemerintah telah bekerja sama PT BPR Syariah Sampang (Bank Sampang) sebagai penyalur untuk menyediakan layanan di kantor unit kecamatan masing-masing.
”Tujuannya, untuk mempermudah masyarakat yang hendak melakukan pencairan,” katanya.
Dijelaskan, program tersebut menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah untuk masyarakat berkebutuhan khusus.
”Setiap kecamatan sudah kami siapkan petugas untuk mendampingi penerima manfaat selama proses pencairan. Bagi yang tidak bisa datang ke bank, petugas akan mengantarkan langsung ke rumah penerima,” ulasnya.
Menurutnya, ada 4.000 penyandang disabilitas di Kabupaten Sampang yang tercatat sebagai penerima bantuan. Ribuan penerima itu, lanjut dia, sudah melalui proses pendataan hingga verifikasi.
Anggaran program ini berasal dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2025. ”Semoga bantuan ini bisa mengurangi beban kebutuhan para kaum difabel,” harapnya. (jun/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti