SAMPANG, RadarMadura.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Rumah Juang Garuda Emas resmi dilaunching Senin (15/9). Mitra Badan Gizi Nasional (BKN) yang berlokasi di Desa Pangongsean, Kecamatan Torjun, itu diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Sampang Ahmad Mahfudz.
Wakil Bupati Ahmad Mahfudz menyampaikan bahwa keberadaan SPPG di Kabupaten Sampang semakin membahagiakan. Menurutnya, sejauh ini Sampang termasuk daerah yang paling aktif meluncurkan dapur dalam rangka merealisasikan program makan bergizi gratis (MBG).
Ia mengajak pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawasi realisasi program MBG. Hal itu penting agar pelaksanaannya berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran sehingga target pemerintah melalui program MBG benar-benar terwujud.
“Pemerintah daerah berkomitmen mendukung program MBG yang menjadi salah satu janji presiden. Kami mengapresiasi, siap bekerja sama, dan menyukseskan pelaksanaan program MBG dalam rangka perbaikan gizi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Baca Juga: Wakil Bupati Sampang Berharap PMI Konsisten Tebar Manfaat
Ahmad Mahfudz menambahkan, pengawasan bersama sangat dibutuhkan agar kualitas makanan yang diberikan sesuai standar gizi.
“Mari awasi bersama-sama realisasi program MBG di Kabupaten Sampang. Agar pelaksanaannya berjalan dengan maksimal sesuai yang diharapkan bersama,” ujarnya.
Mitra SPPG Yayasan Rumah Juang Garuda Emas, Monadi, mengaku bersyukur dapur MBG dengan sebutan Dapur Jimad Sakteh akhirnya bisa diluncurkan. Ia menegaskan pihaknya berkomitmen menjalankan program sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dapur yang kami kelola menyasar 2.640 penerima yang tersebar di beberapa desa jangkauan. Tentu kami bersyukur Dapur Jimad Sakteh sudah dilaunching. Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga: Bupati Sampang Lepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) 2025
Sebagai informasi, kegiatan launching turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan Forkopimda. Di antaranya, Kapolres Sampang AKBP Hartono, Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, termasuk anggota DPRD Jatim Agus Wahyudi serta beberapa kepala sekolah mitra yang menjadi sasaran program. (jun/dry)
Editor : Hendriyanto