SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah banyak yang mendistribusikan makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Sampang. Karena itu, Satgas MBG Sampang berencana untuk membentuk posko pengaduan. Tujuannya, untuk mengawasi realisasi program MBG.
Sekretaris Satgas MBG Kabupaten Sampang Sudarmanta menyampaikan, banyak unsur yang dilibatkan dalam mengawasi program MBG. Di antaranya, dari pihak kecamatan, TNI, Polri, hingga pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Pihaknya berkolaborasi untuk mengawasi realisasi program MBG di lapangan.
Sejauh ini belum ada temuan atau laporan berkaitan dengan realisasi program MBG yang melenceng. Namun, pihaknya tetap mengimbau SPPG melaksanakan tugas sesuai petunjuk teknis dan memastikan menu makan memenuhi standar gizi.
Sudarmanta mengungkapkan, satgas berencana akan membentuk posko pengaduan atas layanan program MBG. Itu dilakukan untuk mempermudah masyarakat ketika ada keluhan atas pelayanan SPPG. Sehingga, satgas bisa bergerak cepat untuk menindaklanjuti aduan tersebut.
”Tugas dari satgas itu mengawasi realisasi program MBG. Kami juga berencana membentuk posko pengaduan untuk menampung pengaduan dari masyarakat,” ungkapnya.
Kepala Mitra SPPG Yayasan Pendidikan Islam Darun Najah Mohammad Dofir berkomitmen mengelola dapur sesuai aturan. Pihaknya sudah membentuk tim pengawas internal untuk memastikan makanan yang diproduksi dan didistribusikan memenuhi standar.
Pihaknya siap diawasi pemerintah terkait realisasi program MBG. Selama beroperasi, pihaknya belum pernah menerima keluhan dari penerima manfaat. ”Tanggapan dari siswa itu menjadi motivasi bagi kami. Kami pasti akan pertahankan kualitas,” jelasnya. (jun/bil)
Editor : Hera Marylia Damayanti