Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Siapkan Rp 150 Juta untuk Penanganan Kekeringan di Sampang

Hendriyanto • Jumat, 15 Agustus 2025 | 22:39 WIB

SIAGA: Petugas melihat kendaraan operasional di halaman kantor BPBD Sampang Senin (7/4).
SIAGA: Petugas melihat kendaraan operasional di halaman kantor BPBD Sampang Senin (7/4).

SAMPANG, RadarMadura.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang sudah mengantisipasi bencana kekeringan.

Di antaranya, menyiapkan anggaran sebesar Rp 150 juta untuk menanggulangi bencana tahunan itu. Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk dropping air bersih ke daerah terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Sampang Candra Romadhani Amin menyampaikan, bencana kekeringan rutin terjadi saat musim kemarau. Pihaknya sudah menyiapkan penanganannya. Dia mengaku, sudah memetakan wilayah kekeringan di Kota Bahari.

Saat ini pihaknya sedang menyusun surat keputusan penetapan daerah kekeringan. Sayangnya, pihaknya enggan menyebut desa yang terdampak kekeringan. Secara umum, 14 kecamatan masuk wilayah kekeringan.

Baca Juga: Pembangunan Tambatan Kapal di Pelabuhan Tanglok Belum Ditender

”Tapi, tidak semua desa di setiap kecamatan terdampak kekeringan,” ujarnya kepada JPRM.

Candra mengungkapkan, pihaknya sudah menentukan tingkat kekeringan di setiap desa. Misalnya daerah kering kritis, kering langka, dan kering langka terbatas. Tingkat kekeringan itu didasari pada jarak warga dengan sumber mata air.

Menurutnya, daerah kering kritis yakni jarak penduduk dengan sumber mata air mencapai 3 kilometer atau lebih. Daerah kering langka merupakan jarak penduduk ke sumber mata air sepanjang 500 meter hingga 3 kilometer.

”Kalau kering langka terbatas itu jarak penduduk ke sumber mata air sekitar 100 meter hingga di bawah 500 meter,” ungkapnya.

Baca Juga: Dari Dapur Rumah ke Etalase Bandara, Enih Buktikan UMKM Bisa Naik Kelas Bersama BRI

Candra mengutarakan, penanganan bencana kekeringan dilakukan dengan menyalurkan bantuan air bersih. Pihaknya menganggarkan Rp 150 juta untuk penanganan bencana kekeringan.

”Anggaran ini disiapkan di PAK 2025,” tukasnya. (jun/bil)

Editor : Hendriyanto
#bencana kekeringan #Musim kemarau #BPBD Sampang