Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ratusan Orang Idap TBC, Dinkes Sampang Klaim 88,6 Persen Sudah Diobati dan Sembuh

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 15:50 WIB
Ilustrasi penyakit TBC. (Istimewa)
Ilustrasi penyakit TBC. (Istimewa)

SAMPANG, RadarMadura.id – Jumlah pengidap tuberkulosis (TBC) di Kota Bahari cukup tinggi. Buktinya, jumlah penderita pada semester satu tahun ini mencapai ratusan. Di sisi lain, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang mengeklaim pengobatan sudah mencapai 88,6 persen.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sampang Samsul Hidayat mengatakan, institusinya sudah merampungkan pendataan penyakit TBC pada semester satu tahun ini.

”Sejak 1 Januari hingga 3 Juli 2025, kami menemukan jumlah penderita TBC sebanyak 828 orang,” ujarnya.

Dijelaskan, tim tenaga kesehatan yang berada di bawah naungan Dinkes Sampang sudah melakukan pengobatan hingga pasien sembuh.

”Dari 828 penderita, sebanyak 88,6 persen sudah berhasil diobati,” katanya.

Menurutnya, salah satu pemicu banyaknya jumlah pengidap TBC karena tingginya mobilitas warga Sampang. Penyebab lainnya, karena tidak menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan baik.

Juga tidak menerapkan pola makan yang sehat. ”TBC rentan dialami anak-anak sampai dewasa,” ujarnya.

Apabila seseorang mengalami batuk lebih dari dua pekan, Syamsul Hidayat menyarankan untuk segera mendatangi puskesmas untuk diobati.

”TBC merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis. Jadi, jangan sampai telat penanganannya,” ingatnya.

Ketua LSM Fakta Jatim Mohammad Hakim berpendapat, TBC merupakan salah satu penyakit menular. Karena itu, dia minta dinkes untuk lebih intens mengedukasi masyarakat.

”Kami meyakini, salah satu pemicu tingginya jumlah penderita TBC karena pemerintah kurang optimal menyadarkan masyarakat akan bahaya dari penyakit tersebut,” tandasnya. (bai/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#tbc #mengedukasi #dinkes #penyakit menular #penderita tbc #tuberkulosis #pengidap