Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Aset Pemdes Torjun Lenyap, Saat Terjadi Pergantian Pj Kades

Hera Marylia Damayanti • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 17:21 WIB
GERAM: Tomas Torjun Aulia Rohman saat ditemui di Kafe Febria, Kota Sampang, Jumat (1/8). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)
GERAM: Tomas Torjun Aulia Rohman saat ditemui di Kafe Febria, Kota Sampang, Jumat (1/8). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Ahmad Fadil ditengarai menggelapkan aset pemerintahan Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Sampang, saat bertugas sebagai penjabat (Pj) kepala desa (Kades). Sebab, beberapa aset pemdes lenyap bersamaan dengan lengsernya jabatan Ahmad Fadil sebagai Pj Kades.

Surayyah yang merupakan pengganti Ahmad Fadil mengaku, dirinya dipercaya menjadi Pj Kades Torjun Senin (17/3). Sejak saat itu, banyak aset pemerintahan desa yang tidak jelas keberadaannya.

”Saya hanya mendapatkan stempel. Untuk aset lainnya tidak ada yang dikembalikan sama sekali. Termasuk dokumen-dokumen desa,” ujarnya.

Pihaknya sudah berkoordinasi dan mempertanyakan inventaris kantor desa kepada Fadil sebagai Pj Kades yang lama. Namun, Fadil menyebut jika aset milik Pemdes Torjun hanya berupa sepeda motor, kursi sekitar 100, dan laptop.

Tetapi, tidak ada satu pun aset, sehingga pihaknya memilih melaporkan masalah itu ke pemerintah Kecamatan Torjun. ”Seharusnya ada laporan inventaris aset desa dari Pj Kades yang lama,” imbuhnya.

Surayyah mengaku, lenyapnya aset dan dokumen menghambat roda pemerintahan di desa yang dipimpin. Namun, pihaknya berupaya agar dampaknya tidak signifikan dan pelayanan terhadap masyarakat tetap terlaksana dengan baik.

”Kami sudah bersurat pada DPMD, camat, dan inspektorat untuk minta diaudit. Karena selama ini kami meminta inventaris desa dan aset desa tidak diberikan,” sambungnya.

Fadil mengakui pernah menjabat sebagai Pj Kades Torjun sebelum diganti Surayyah. Namun, pihaknya tidak tahu-menahu tentang keberadaan aset desa yang dipertanyakan oleh Pj Kades yang baru. Namun, berdasarkan sepengetahuannya, semua aset pemdes berada di kantor desa yang lama.

”Itu sudah bukan urusan saya, sudah urusan Pj Kades yang baru,” ujarnya.

Jabatannya sebagai orang nomor satu di Desa Torjun hanya sebagai Pj. Sementara untuk keberadaan aset pemdes, yang tahu banyak perangkat desa. ”Semua aset desa ada di kantor yang lama. Masalahnya, Pj Kades yang baru tidak mengambil di kantor desa yang lama,” imbuhnya.

Tokoh Masyarakat Desa Torjun Aulia Rohman menyatakan, Pj Kades yang baru sudah memintanya secara lisan dan tertulis kepada Fadil untuk mengembalikan aset dan seluruh inventaris kantor. Namun, hingga saat ini tidak direspons secara positif.

”Sehingga, komputer yang digunakan Pj Kades yang baru saja saat ini masih pinjam. Kami tidak tahu alasannya apa (tidak dikembalikan). Kami menduga ini sudah masuk penyalahgunaan wewenang,” katanya. (bai/jup)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Pemdes #Pj Kades #inventaris kantor #aset #torjun #pergantian