Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Sediakan Imbalan Ratusan Juta, Menkes RI: Bagi Puskesmas Penemu Penderita Kusta Terbanyak

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 10 Juli 2025 | 15:30 WIB
TURUN LANGSUNG: Menkes RI Budi Gunadi Sadikin mengamati proses pemeriksaan terhadap warga saat berkunjung ke Desa Pamolaan, Camplong, Sampang, Selasa (8/7). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
TURUN LANGSUNG: Menkes RI Budi Gunadi Sadikin mengamati proses pemeriksaan terhadap warga saat berkunjung ke Desa Pamolaan, Camplong, Sampang, Selasa (8/7). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI berupaya mengeliminasi kusta dengan berbagai cara. Salah satunya, dengan mengadakan kompetisi untuk mendeteksi keberadaan penderita.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menjanjikan hadiah hingga Rp 50 juta untuk puskesmas yang paling banyak menemukan penderita lepra.

Budi Gunadi Sadikin mengatakan, penanganan kasus kusta dapat selesai apabila semua penderita ditemukan. Sehingga, dapat dilakukan pengobatan. Sebab, obat kusta sudah tersedia.

”Jika cepat diobati, maka daerah tersebut akan segera terbebas dari penyakit kusta,” katanya.

Dia akan memberikan hadiah kepada tiga puskesmas di Kabupaten Sampang yang menemukan jumlah penderita kusta terbanyak.

”Pemberian hadiah berupa uang tunai sebesar ratusan juta tersebut diharapkan bisa menjadi motivasi bagi puskesmas untuk bekerja lebih optimal,” harapnya.

Ditambahkan, puskesmas penemu penderita kusta terbanyak pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 50 juta, puskesmas penemu penderita kusta terbanyak kedua sebesar Rp 30 juta, dan puskesmas penemu penderita kusta terbanyak ketiga sebesar Rp 20 juta. Hadiah itu akan diserahkan pada kunjungan kerja berikutnya, yang dijadwalkan Desember nanti.

”Kalau mau mengeliminasi penyakit kusta, penderitanya harus segera ditemukan. Jangan takut angka penderitanya naik,” ulasnya.

Photo
Photo

Budi Gunadi Sadikin sengaja membuat lomba agar semua penderita bisa segera diobati. Semakin cepat diobati, maka dia optimistis akan semakin cepat disembuhkan. Tujuan lainnya, untuk mencegah cacat fisik permanen.

”Saya juga minta tolong kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma negatif bahwa kusta adalah penyakit kutukan,” ingatnya.

Dijelaskan, Sampang menjadi salah kabupaten yang masuk dalam pilot project program eliminasi kusta. Sebab, jumlah penderita kusta di Kota Bahari cukup banyak.

”Penderita kusta tidak usah diasingkan. Meski tergolong penyakit menular, tapi penularannya tidak cepat,” tandasnya. (jun/yan)

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Menkes RI #kusta #motivasi #penderita #hadiah #pengobatan