SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi meminta dengan tegas aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya dapat meningkatkan kedisiplinan. Sebab kedisiplinan merupakan kunci utama dalam mencapai keberhasilan, utamanya dalam memajukan Sampang.
Harapannya agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal.
Penegasan itu disampaikan bupati di hadapan ribuan ASN yang mengikuti apel bersama di Alun-alun Trunojoyo, Sampang Selasa (8/4).
Bupati sengaja mengundang seluruh ASN untuk berkumpul pada hari pertama kerja pasca libur lebaran. Hal ini demi mengetahui karakter serta komitmen dari masing-masing pegawai.
Baca Juga: Hari Pertama Aktif Bekerja, BKPSDM Sampang: Pengawasan Kehadiran ASN Diperketat
Bupati Sampang dua periode itu menyampaikan, para ASN harus memiliki kesamaan persepsi, pemikiran dan visi untuk membangun Kabupaten Sampang yang lebih baik. Semua itu, lanjut dia, harus didasari dengan rasa ingin memiliki dan mencintai Kota Bahari.
Dia menyebutnya, mustahil para pegawai dapat bekerja maksimal untuk membangun kabupaten tampa didasari rasa ingin memiliki. Dirinya menjamin, hak dari pada para pegawai tidak sedikitpun akan dikurangi. Salah satunya, seperti tunjangan tambahan penghasilan atas kinerja pegawai (TPP).
”Harapan kami ada konsistensi dari para pegawai dalam membangun Kabupaten Sampang. Saya jamin hak-haknya sebagai pegawai tidak akan dikurangi,” tegasnya.
Walaupun saat ini ada pemangkasan anggaran dari pusat, pihaknya tidak akan mengorbankan kesejahteraan ASN. Namun pihaknya berharap para ASN sungguh-sungguh dalam bekerja untuk kepentingan rakyat.
Menurutnya, anggaran yang dihabiskan untuk belanja pegawai di Kabupaten Sampang tidak sedikit. Yakni, sekitar 41 persen dari APBD yang dimiliki daerah. Sudah semestinya, para ASN memiliki tanggung jawab untuk bekerja keras agar Kabupaten Sampang tidak menjadi daerah yang tertinggal.
Disampaikan, pembanguan daerah tidak akan pernah berhasil tanpa kerja sama yang baik. Dengan begitu, antar sesama organisasi perangkat daerah harus saling berkoordinasi dalam melaksanakan pelayanan publik. Sehingga, cita-cita pembangunan daerah dapat segera terwujud.
”Mustahil kalau hanya bupati sendirian yang bisa membangun Kabupaten Sampang lebih baik. Semuanya butuh peran banyak pihak terutama dukungan dari para pegawai di berbagai organisasi perangkat daerah,” jelasnya.
Baca Juga: Pesta Mercon di Pamekasan Seret 8 Tersangka, Mulai dari Pembuat, Panitia Pelaksana hingga Donatur
Pada momentum itu, Aba Idi juga mengajak ribuan ASN tersebut satu komitmen dan satu misi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Sampang. (jun/dry)
Editor : Hendriyanto