SAMPANG, RadarMadura.id – Tunjangan hari raya (THR) untuk aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sampang telah dicairkan.
Tunjangan yang diterima setiap pegawai sesuai pendapatan Februari. Namun, nominal tunjangan yang diterima setiap pegawai tidak sama.
Kabid Perbendaharaan Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Laili Akmaliyah menyampaikan, THR ASN sudah dicairkan Jumat (21/3).
Pencairan THR ini menindaklanjuti peraturan pemerintah. Anggaran yang dihabiskan untuk membayar THR pegawai mencapai Rp 35 miliar.
Anggaran miliaran rupiah diperuntukkan membayar THR kepada 7 ribu lebih pegawai di Sampang. Besaran THR untuk setiap pegawai bergantung pada komponen yang diatur untuk penerimaan tunjangan.
Misalnya, disesuaikan dengan gaji pokok setiap pegawai, pangkat, dan golongan, hingga masa kerja pegawai.
”THR yang didapatkan itu mengacu pada pendapatan yang diterima pegawai pada Februari. Jumlah yang diterima sebesar pendapatan Februari,” terangnya.
Pemerintah juga telah menyiapkan gaji ke-13 untuk pegawai sebagaimana diatur dalam peraturan pemerintah yang sama dengan ketentuan THR. Namun, gaji ke-13 tidak langsung dicairkan seperti THR.
Kebutuhan anggaran untuk gaji ke-13 tidak akan jauh berbeda dengan kebutuhan pencairan THR. Gaji untuk menunjang pendidikan anak dari pegawai ini juga tidak sama setiap pegawai. Ketentuannya bergantung gaji pokok setiap pegawai hingga pangkat dan golongan pegawai itu sendiri.
Besaran nilai gaji ke-13 yang akan diterima pegawai bergantung pendapatan Mei. ”Kalau THR itu sesuai dengan pendapatan bulan Februari. Kalau gaji ke-13 itu sesuai pendapatan bulan Mei. Sekarang masih belum cair,” jelasnya. (jun/luq)
Editor : Ina Herdiyana