SAMPANG, RadarMadura.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sampang telah selesai menyelenggarakan Pilkada Sampang 2024.
Pasangan calon (paslon) yang terpilih juga sudah mulai bekerja.
Saat ini, KPU Sampang telah menginventarisasi logistik yang dipakai dalam pesta demokrasi tersebut. Rencananya, logistik tersebut akan dilelang.
Ketua KPU Sampang Aliyanto mengatakan, semua jenis logistik yang digunakan saat pemilu mulai didata.
Mulai dari bilik suara, tinta, hingga mengosongkan surat suara dari dalam kotak suara.
KPU juga menyimpan data perincian logistik tersebut secara digitalisasi.
”Dokumen tersebut disimpan dalam format portable document format (PDF) untuk kebutuhan internal dan kebutuhan jangka panjang apabila diperlukan untuk riset. Penyimpanan dokumen secara digital tersebut ditarget selesai bulan ini,” katanya.
Menurutnya, setelah diinventarisasi, logistik pemilu tersebut selanjutnya akan dilelang. Hasilnya, akan diserahkan pada kas negara.
”Saat ini kami masih menunggu arahan dan petunjuk teknis dari KPU RI untuk pelaksanaan lelang logistik pemilu tersebut,” tuturnya.
Sekadar diketahui, Pilkada Sampang 2024 diikuti dua kandidat paslon.
Yakni, pasangan nomor urut satu KH Muhammad bin Muafi Zaini dengan Abdullah Hidayat (Mandat) dan pasangan nomor urut dua Slamet Junaidi dengan Ahmad Mahfudz (Jimad Sakteh).
Baca Juga: Warga Surabaya Tewas Terlibat Laka Lantas, Polisi Dalami Pemilik Pikap
Berdasar hasil penghitungan perolehan suara, paslon nomor urut satu mendapatkan 294.605 suara.
Sementara paslon nomor urut dua memperoleh 338.482 suara.
Setelah melewati berbagai tahapan, KPU Sampang menetapkan Jimad Sakteh sebagai paslon terpilih.
Keduanya lalu dilantik Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (20/2) lalu. (jun/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti