SAMPANG, RadarMadura.id – Tahapan rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Sampang 2024 tahap dua berjalan dinamis.
Indikasinya, ada perubahan peserta lulus seleksi administrasi yang diumumkan. Puluhan peserta batal gugur setelah menyajikan sanggahan.
Sebelumnya, pemerintah telah mengumumkan 337 peserta dinyatakan gugur seleksi administrasi.
Belakangan, jumlah peserta gugur berkurang menjadi 253 orang. Itu setelah, 84 peserta menyanggah hasil seleksi administrasi.
Kabid Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Hendro Sugiharto mengatakan, pemerintah melakukan perubahan status hasil seleksi PPPK tahap dua.
Perubahan itu dilakukan setelah menerima sanggahan dari peserta.
”Pemerintah memang menyediakan masa sanggah setelah mengumumkan hasil seleksi administrasi. Masa sanggah ini kesempatan bagi peserta mengoreksi hasil penilaian verifikator,” tuturnya.
Dijelaskan, terdapat 191 peserta menyajikan sanggahan. Hasil verifikasi, ada 84 peserta yang sanggahannya diterima.
”Kalau sanggahan peserta diterima, berarti ada kesalahan dari petugas verifikator. Peserta yang sanggahannya diterima sekarang statusnya lulus,” jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Sampang Moh. Iqbal Fathoni menyampaikan, perubahan pengumuman kelulusan peserta setelah masa sanggah jumlahnya cukup banyak.
Hal itu mengindikasikan bahwa pemerintah kurang teliti saat melakukan verifikasi.
”Khususnya perihal kelengkapan dokumen persyaratan peserta,” paparnya.
Dia berharap, pemerintah lebih teliti dalam melakukan penilaian. Sebab, hal itu akan memengaruhi masa depan peserta.
Dia tidak menginginkan ada peserta yang kompeten kemudian dinyatakan tidak lulus karena kelalaian verifikator.
”Harus lebih teliti dalam melakukan proses penilaian. Selain itu, wajib objektif atau tidak boleh tebang pilih,” jelasnya. (jun/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti