SAMPANG, RadarMadura.id – Penghasilan Emilia Indriyani dari berjualan es teh cukup menggiurkan.
Warga Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, itu bisa meraup omzet hingga Rp 6 juta dalam sebulan. Kegiatan usaha itu dia rintis sejak bulan Juli tahun lalu.
Perempuan yang akrab disapa Emil itu memilih berwirausaha dengan berjualan es teh karena jenis minuman ini memiliki daya tarik tersendiri.
Banyak dinikmati berbagai kalangan usia dari anak-anak, remaja, hingga dewasa.
Selain itu, diterima dalam berbagai kondisi, baik saat musim hujan maupun panas.
Produk itu masih dijual secara konvensional dengan membuka satu lapak di Jalan Panglima Sudirman, Kota Sampang.
Emil juga mempekerjakaan dua orang untuk membantu berjualan. Jam buka pukul 08.00 hingga pukul 22.00.
”Kalau yang berjualan bukan saya langsung karena ada dua orang pekerja yang bergantian. Kebetulan mereka juga masih famili,” terang owner Teh Nusantara itu.
Banyak varian rasa dari produk teh yang dijual di lapaknya. Harga setiap varian juga dipatok berbeda. Paling murah seharga Rp 3 ribu hingga paling mahal hanya Rp 8 ribu.
Adapun penghasilan dari berjualan es teh memang cukup fluktuatif. Namun, rata-rata omzet bulanan yang dia dapatkan bisa mencapai Rp 6 juta.
Namun, kata dia, berjualan teh bukan menjadi penghasilan utama karena dia juga masih punya pekerjaan lain.
”Minuman teh itu bisa cocok saat musim hujan maupun musim panas. Makanya, saya berinisiatif untuk memulai usaha dengan berjualan teh. Modal awal dulu menghabiskan Rp 12 juta,” jelasnya. (jun/luq)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti