SAMPANG, RadarMadura.id – Warga Dusun Duwek Ondung, Desa Karang Penang Oloh, Kecamatan Karang Penang, berinisial AS ditemukan meninggal di dalam rumahnya Senin (10/2).
Tidak diketahui penyebab kematian pria berusia 35 tahun itu.
Kapolres Sampang AKBP Hartono mengutarakan, mayat AS ditemukan di rumahnya sendiri.
Sepupu korban curiga karena AS tidak terlihat selama empat hari.
Selain itu, sepupu korban bernama Siri mendatangi rumah korban lantaran curiga melihat pintu rumah tertutup dan tidak ada aktivitas.
”Siri mencium bau sangat menyengat saat berada di depan rumah almarhum. Kemudian, dia menghubungi keluarga dan tetangga untuk membuka paksa pintu rumah AS yang terkunci,” ujarnya.
Setelah pintu rumah didobrak, korban diketahui berada di atas kasur yang ada di ruang tamu.
Kondisinya dalam keadaan meninggal dunia dan sudah mengeluarkan bau tak sedap.
Sebelum ditemukan meninggal, korban bepergian ke Pamekasan pada Kamis (6/2).
”Sepulang dari Pamekasan, korban langsung masuk rumah hingga ditemukan meninggal pagi hari tadi (10/2),” papar Hartono.
Dia mengutarakan, saat anggota mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), jenazah korban sudah disucikan dan dikafani.
Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan menerima kematian almarhum karena dianggap takdir dari Allah SWT.
Pj Kepala Desa (Kades) Karang Penang Oloh Sawwir membenarkan kejadian yang menimpa warganya tersebut.
Korban ditemukan meninggal pada pukul 11.00 di dalam rumahnya.
Saat itu tetangga curiga karena tercium bau menyengat dari dalam rumah korban.
”Informasinya, korban sudah lima hari tidak keluar dari rumahnya. Dia ditemukan meninggal dunia saat tercium bau kurang sedap di sekitar TKP,” tukasnya. (bai/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti