SAMPANG, RadarMadura.id – Kegiatan musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Sampang sedang berlangsung.
Sedikitnya, ada lima kecamatan yang sudah melaksanakan musrenbang.
Dua di antaranya yakni Kecamatan Omben dan Kecamatan Karang Penang yang digelar Senin (3/2).
Camat Omben Didik Adi Pribadi menyampaikan, kegiatan musrenbang digelar dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026.
Pihaknya telah memetakan sejumlah program prioritas dari berbagai sektor.
Di sektor kesehatan, lanjut Didik, pihaknya mengusulkan revitalisasi pembangunan Puskesmas Omben.
Hal ini penting demi menunjang pelayanan kesehatan agar lebih representatif. Sebab, puskesmas belum memiliki lahan parkir.
Selain itu, pihaknya juga mengusulkan penambahan lampu penerangan jalan umum (PJU).
Utamanya pada ruas jalan Kecamatan Omben menuju Kecamatan Sampang.
Menurutnya, lampu PJU sangat minim sehingga bisa memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas).
”Kami juga usulkan penambahan armada pemadam kebakaran di wilayah kecamatan agar mempercepat penanganan ketika ada bencana. Termasuk pembangunan jalan rabat beton yang menghubungkan Kecamatan Omben dengan Kecamatan Kedungdung,” ungkapnya.
Camat Karang Penang Yasid Bustomi menerangkan, musrenbang tingkat kecamatan merupakan lanjutan dari musyawarah yang dilaksanakan di tingkat desa.
Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan program yang akan dilaksanakan tahun depan.
Menurutnya, di wilayah Kecamatan Karang Penang perlu pemerataan infrastruktur jalan.
Meski sudah ada peningkatan jalan, tapi masih banyak yang perlu dibangun.
Selain itu, di sektor pendidikan diharapkan ada perbaikan ruang kelas untuk sekolah yang membutuhkan.
”Kami juga ingin mengusulkan agar di wilayah Kecamatan Karang Penang ditambah puskesmas. Kalau ada dua puskesmas mungkin akan lebih maksimal dalam memberikan pelayanan dengan jumlah penduduk sebanyak 70 ribu lebih,” jelasnya.
Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto menilai, kegiatan musrenbang penting dilakukan dalam menyusun rencana pembangunan daerah ke depan.
Pihaknya telah meminta agar usulan yang disampaikan berdasar kebutuhan masyarakat di tingkat desa dan kecamatan.
Dia menegaskan, pemerintah akan hadir untuk memenuhi setiap kebutuhan masyarakat.
Penyusunan perencanaan harus maksimal agar realisasinya sesuai harapan.
”Semua sektor harus diperhatikan agar dipenuhi sesuai kebutuhan masing-masing,” tegasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti