SAMPANG, RadarMadura.id – Anggaran pemeliharaan lampu penerangan jalan umum (PJU) tak ter-cover APBD 2025.
Namun, Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang menyiapkan anggaran ratusan juta untuk membayar sembilan teknisi.
Mereka bertugas untuk memantau dan memperbaiki kerusakan PJU di wilayah Kota Bahari.
Kepala Dishub Sampang Chalilurrachman melalui Kabid Hubungan Darat Hery Budiyanto menyampaikan, pihaknya tidak menyediakan anggaran pemeliharaan PJU.
Tapi, bukan berarti pihaknya membiarkan jika terjadi kerusakan.
Menurutnya, proses perbaikan fasilitas PJU tidak harus mengganti dengan alat yang baru.
Karena itu, Dishub Sampang menyiapkan teknisi untuk menyiasati jika ditemukan lampu PJU yang rusak.
Artinya, pihaknya tetap aktif memantau kondisi PJU meski anggaran terbatas.
”Anggaran pemeliharaan PJU memang tidak ada. Tapi kami menyiapkan teknisi untuk memantau dan memperbaiki apabila ada kerusakan,” ujarnya.
Hery mengungkapkan, pihaknya menyiapkan anggaran untuk honor teknisi tersebut.
Total anggarannya mencapai Rp 239.292.000. Anggaran tersebut disediakan untuk honor bulanan.
Namun, dia enggan menyebutkan besaran honor teknisi dengan alasan lupa.
”Ada sembilan orang teknisi yang bertugas di lapangan. Semuanya non aparatur sipil negara (ASN),” ungkapnya.
PJU merupakan salah satu fasilitas penting yang dibutuhkan untuk menunjang keselamatan pengendara. Jika ada lampu yang rusak, tidak harus diganti.
”Kalau ada yang rusak, teknisi akan memperbaiki. Mungkin bisa memanfaatkan barang bekas yang masih berfungsi,” tukasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti