SAMPANG, RadarMadura.id – Kursi Kapolres Sampang saat ini tidak lagi dipimpin oleh AKBP Hendro Sukmono. Sebab, berdasar surat Telegram Kapolri Nomor: ST/2776/XII/KEP/2024 tanggal 29 Desember 2024, dia dipercaya menjadi Kapolres Bangkalan dan yang ditunjuk sebagai penggantinya adalah AKBP Hartono.
Hendro Sukmono kepada awak media menyampaikan, dia pamit undur diri dari Polres Sampang. Dia mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat. ”Apabila selama berdinas lima bulan 25 hari dinilai kurang optimal, kami mohon maaf,” katanya.
Dia menjelaskan, selama dia bertugas di Sampang sudah ada beberapa kasus yang ditangani. Namun, diakui masih ada beberapa kasus yang belum optimal penanganannya.
”Semoga dengan Kapolres yang baru kasus yang belum terselesaikan segera dilanjutkan untuk dituntaskan,” katanya.
Hendro menuturkan, ada dua kasus yang belum terselesaikan selama kepemimpinannya. Yakni, kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Pulau Mandangin dan Kecamatan Omben.
”Kami sudah menetapkan tersangka, tapi proses pengungkapannya belum optimal. Kami telah mengerahkan anggota satreskrim ke lokasi. Namun, hasilnya masih nihil,” katanya.
Dia meminta semua pihak mendukung Kapolres Sampang yang baru AKBP Hartono. Saat ini rangkaian pilkada di Sampang sudah selesai dan tinggal bahu-membahu membangun sinergi dengan semua pihak.
”Baik para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan forkopimda untuk menjaga kondusivitas di Kabupaten Sampang,” ujarnya.
Pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menciptakan kondusivitas di Kabupaten Sampang. Yakni, bersinergi dengan forkopimda saat menciptakan pilkada damai yang baru saja terlaksana.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada semua tokoh agama dan tokoh masyarakat yang telah membantu Polri menciptakan kondusivitas Sampang,” terangnya.
Kapolres Sampang AKBP Hartono mengatakan, sebagai warga baru Sampang dan menjadi Kapolres Sampang, dirinya berharap kerja sama dan bantuan semua elemen masyarakat. Dia berkomitmen akan melanjutkan kinerja terbaik Kapolres sebelumnya.
”Ide-ide luar biasa Kapolres sebelumnya akan tetap kami lanjutkan dan akan ditingkatkan. Dua kasus yang belum terselesaikan akan tetap kami maksimalkan,” tegasnya.
Dia juga meminta insan pers proaktif memberikan masukan kepadanya dalam menjalankan tugas di Kabupaten Sampang. Sebab, dia juga membutuhkan dukungan pers dalam menciptakan kondusivitas di Sampang.
”Kami tetap membutuhkan kontrol dari rekan-rekan pers. Jika ada anggota kami yang salah, tolong informasikan pada kami,” katanya.
Dia menambahkan, sesuai instruksi Kapolri dan moto Kapolda Jatim, pihaknya akan kerja keras, kerja tepat, kerja Ikhlas, dan kerja tuntas. ”Jika itu semua berjalan dengan baik, ke depan Sampang akan kondusif,” tegasnya. (bai/yan)
Editor : Ina Herdiyana