SAMPANG, RadarMadura.id – Peningkatan fasilitas layanan di Pelabuhan Tanglok masih minim.
Tahun ini tidak banyak yang akan dibenahi Pemkab Sampang. Hanya sebatas menambah tambatan kapal.
Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang Iwan Heri Susanto menyampaikan, pihaknya sudah lama mengetahui keterbatasan fasilitas pelabuhan.
Kondisi tersebut juga memengaruhi layanan kepada masyarakat.
Meski begitu, pihaknya tidak bisa berbuat banyak karena kemampuan anggaran terbatas.
Pihaknya juga memiliki banyak kegiatan lain yang perlu dilaksanakan. ”Di sana juga diterapkan penarikan retribusi,” ujarnya.
Hery mengungkapkan, tahun ini pihaknya hanya menyiapkan anggaran untuk penambahan tambatan kapal.
Anggaran yang disediakan sebesar Rp 400 juta. Dia menyadari anggaran tersebut belum bisa memenuhi semua fasilitas yang dibutuhkan.
Dia mencontohkan, rencana pemasangan paving di area pelabuhan.
Sebab, area pelabuhan sering tergenang air dan becek ketika hujan.
Tapi, sampai sekarang pemerintah belum bisa menyediakan anggaran.
”Sebenarnya kami juga usulkan untuk kegiatan pemasangan paving. Tetapi, masih belum diterima karena ketersediaan anggaran terbatas. Hanya ada untuk penambahan tambatan kapal di sebelah utara,” jelasnya.
Warga Desa/Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Moh. Jalil berharap pemerintah segera memenuhi kebutuhan fasilitas pelabuhan.
Termasuk, pemasangan paving area pelabuhan sehingga memudahkan akses penyeberangan ke Pulau Mandangin.
”Pemandangan genangan air itu sudah biasa di pelabuhan saat musim hujan. Kalau bisa itu juga segera diperbaiki,” pintanya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti