SAMPANG, RadarMadura.id – Aktivitas perekonomian di area Alun-Alun Trunojoyo Sampang diproyeksi menjadi kawasan halal.
Produk dari para pedagang kaki lima (PKL) itu tengah diupayakan agar memiliki sertifikat halal. Prosesnya difasilitasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).
Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Diskopindag Sampang Evi Hariati menyampaikan, pihaknya berupaya membentuk kawasan halal di sekitar Alun-Alun Trunojoyo dan Taman Wijaya Kusuma.
Sebab, kawasan tersebut menjadi tempat PKL berjualan. Pihaknya menginginkan semua produk yang dijual PKL mengantongi sertifikat halal.
Sehingga, masyarakat tidak khawatir dengan kehalalan produk yang dijual. Pemerintah akan memfasilitasi pengajuan label halal secara kolektif.
”Kami sudah proyeksikan PKL di kawasan Alun-Alun Trunojoyo sampai Taman Wijaya agar menjadi kawasan halal,” tuturnya.
Menurutnya, rencana tersebut sedang diusulkan ke Pemprov Jatim agar difasilitasi secara kolektif.
Sebab, pihaknya belum menyiapkan anggaran untuk memfasilitasi. Diharapkan kegiatan tersebut dapat mendorong peningkatan kegiatan usaha masyarakat.
Evi menjelaskan, langkah ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pengembangan usaha kecil di Kota Bahari.
Sebab, kegiatan PKL menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
”Meski difasilitasi provinsi, kami juga akan melakukan pendampingan untuk menyiapkan semua yang dibutuhkan,” tukasnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia