Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dinkes Evaluasi Keamanan Parkir di Puskesmas Kamoning

Amin Basiri • Jumat, 20 Desember 2024 | 18:29 WIB

 

TKP CURANMOR: Jukir sedang menata sepeda motor yang terparkir di Puskesmas Kamoning, Sampang, kemarin.
TKP CURANMOR: Jukir sedang menata sepeda motor yang terparkir di Puskesmas Kamoning, Sampang, kemarin.

KOTA, RadarMadura.id – Keamanan area parkir kendaraan di Puskesmas Kamoning disoal. Sebab, empat kendaraan sudah digondol maling, salah satunya milik pasien. Hal itu mendapat perhatian Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes KB) Sampang.

Kepala Dinkes KB Sampang Abdulloh Najich mengatakan, pihaknya sudah mengetahui kejadian tersebut.

Diakui, keamanan parkir di Puskesmas Kamoning belum sesuai standar. ”Karena itu, sejak dulu kami menyarankan pengelolaannya dipasrahkan pada pihak ketiga,” katanya.

Dijelaskan, saran tersebut disampaikan karena beberapa pertimbangan. Salah satunya, karena tempat parkir yang ada di Puskesmas Kamoning kecil dan terbatas. Sehingga, proses pemantauan hanya dilakukan melalui CCTV.

”Laporan yang kami terima dari puskesmas, saat hari Minggu penjaganya tidak ada,” terangnya.

Pasca kejadian tersebut, pihaknya bakal melakukan rapat dengan beberapa pihak. Tujuannya, membahas apakah pengelolaan parkir perlu melibatkan pihak ketiga dan lain sebagainya. ”Kami bakal membantu mencarikan jalan keluar. Sehingga, ke depan bisa terkelola dengan baik dan lebih aman,” bebernya.

Ditambahkan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Bagian Aset Setkab Sampang. Tujuannya, untuk meminta arahan terkait kondisi tanah di Puskesmas Kamoning yang tidak representatif. ”Kami ingin memperluas tanah, aset tanah di puskesmas diperluas,” paparnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Fakta Jatim Sampang Mohammad Hakim mengatakan, kasus curanmor di Puskesmas Kamoning sudah seharusnya menjadi atensi Pemkab Sampang, khususnya dinkes KB.

Sebab, kejadian tersebut bukan hanya sekali.
”Jangan sampai terkesan ada pembiaran dan lalai dalam memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pasien.

Sebab, yang paling dibutuhkan masyarakat saat berobat ke puskesmas selain pelayanan adalah keamanan kendaraannya,” tegasnya.

Dia minta Dinkes Sampang bersikap tegas dan gerak cepat menyikapi problem tersebut. Aparat penegak hukum (APH) juga jangan sampai terkesan cuci tangan menyikapi kasus tersebut. ”Kami berharap pelakunya diproses hukum,” tandasnya. (bai/yan)

Editor : Amin Basiri
#Puskesmas Kamoning #sampang #dinkes