Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Segel Metrologi Diganti, Diskopindag Sampang Klaim Tidak Pengaruhi Ukuran dan Takaran BBM

Fatmasari Margaretta • Kamis, 5 September 2024 | 17:56 WIB
LENGANG: Pegawai PT Pertamina Patra Niaga berada di depan kantornya, Jumat (30/8). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
LENGANG: Pegawai PT Pertamina Patra Niaga berada di depan kantornya, Jumat (30/8). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Dugaan pengurangan volume distribusi BBM dengan memutus segel metrologi meter arus Pertamina semakin kuat.

Indikasinya, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Sampang mengganti sejumlah segel metrologi meter arus Pertamina.

Informasi yang dihimpun JPRM, terdapat tiga segel baru metrologi meter arus Pertamina yang dipasang Selasa (3/9).

Itu berdasarkan rekomendasi dari Balai Standardisasi Metrologi Legal (BSML) Regional II Jogjakarta. Itu dibenarkan Fungsional Tera Ulang Bidang Perdagangan Diskopindag Sampang Ervina Siska.

Dia mengatakan, pemasangan segel metrologi arus Pertamina atas permintaan PT Pertamina Petra Niaga TBBM Camplong, Kamis (8/8).

Alasannya, bulk-nya rusak sehingga harus diperbaiki. Untuk memperbaikinya harus membuka segel metrologi arus Pertamina.

”Benar ada pemutusan segel di meter arus Pertamina, tapi alat di bawah bagian bulk-nya. Pemutusan segel itu tidak memengaruhi ukuran meteran volume BBM,” katanya.

Ervina menjelaskan, total ada 12 jenis metrologi arus yang disegel. Pihaknya hanya memasang tiga jenis segel baru metrologi di bagian bawah.

Dia mengeklaim segel metrologi yang diganti tidak memengaruhi ukuran maupun takaran BBM.

Menurutnya, segel yang memengaruhi ukuran BMM terletak di bagian atas. Dia memastikan segel metrologi arus pertama di bagian atas tidak terputus.

”Pemutusan segel bagian bawah itu tidak memengaruhi ukuran pengurangan volume BBM. Makanya, kami diperbolehkan memasangnya,” terangnya.

Dia mengungkapkan, pemasangan segel metrologi meter arus Pertamina di bagian atas ada inisialnya. Setiap penera ulang punya inisial masing-masing dalam memasang segel.

Jika segel itu diputus, tidak bisa disambung lagi.

”Jika memang segel itu diputus, siapa pun tidak bisa menyambung lagi. Sebab, hanya pemasangnya yang bisa memutus dan menyegel lagi karena ada inisial pemasangnya,” ungkapnya.

Sumber JPRM menegaskan, pemutusan segel metrologi meter arus Pertamina tidak hanya di bagian bawah.

Semua segel diduga diputus oleh oknum pegawai PT Pertamina Petra Niaga TBBM Camplong berinisial AHY. Lalu, AHY memasang segel lagi untuk mengelabui petugas.

”Jadi tidak diketahui dan hanya bagian bawah yang dipasangi segel baru,” tegasnya.

Pria itu menyebut, AHY memutus semua segel metrologi arus Pertamina. Termasuk segel yang berpengaruh dan dapat mengubah volume maupun takaran BBM untuk di distribusikan melalui tangki.

”Datanya sudah jelas. Beberapa SPBU menyebut volume pendistribusian susut hingga mencapai 70 liter,” tandasnya. (bai/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#BBM #metrologi #pendistribusian #pertamina #volume #Bulk #segel