Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Minta Kapal Cepat Fokus Tidak Angkut Barang

Fatmasari Margaretta • Rabu, 4 September 2024 | 02:40 WIB
FASILITAS BARU: Beberapa pegawai hendak menaiki kapal cepat yang akan berlayar ke Pulau Mandangin di Pelabuhan Tanglok, Senin (2/9). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
FASILITAS BARU: Beberapa pegawai hendak menaiki kapal cepat yang akan berlayar ke Pulau Mandangin di Pelabuhan Tanglok, Senin (2/9). (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Rencana pemerintah menyediakan fasilitas kapal cepat dari Pelabuhan Tanglok ke Pulau Mandangin menuai respons dari warga.

Khususnya pengusaha kapal penyedia layanan transportasi laut dengan rute yang sama.

Kapal cepat yang ingin dihadirkan pemerintah diminta untuk melayani penumpang saja.

Pemilik KM Sinar Laut Zainur Rofik tidak mempersalahkan langkah pemerintah untuk menyediakan layanan kapal cepat bagi warga di Pulau Mandangin.

Namun, juga harus memperhatikan para pengusaha jasa transportasi yang selama ini sudah beroperasi di rute yang sama.

Pihaknya berharap, fasilitas kapal cepat tidak mematikan usaha warga.

Sebab, secara tidak langsung, keberadaan kapal cepat menjadi ancaman bagi para pelaku usaha.

Apalagi pelayanan yang diberikan lebih cepat dibanding kapal motor milik pengusaha.

Oleh karena itu, Rofik berharap pemerintah mengatur agar kapal cepat tidak justru menghentikan kegiatan usaha warga.

Yakni, dengan memastikan bahwa kapal cepat tersebut hanya melayani penumpang.

Sedangkan untuk barang menjadi urusan para pengusaha jasa transportasi laut.

Serta mengajukan untuk mengangkut pegawai pemerintah yang wilayah tugasnya di Pulau Mandangin.

”Kami setuju saja kalau fasilitas kapal cepat itu untuk membantu masyarakat Mandangin. Akan tetapi, harus diperhatikan juga kegiatan pengusaha kapal dari masyarakat Mandangin,” jelasnya.

Kabid Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Sampang Iwan Heri Susanto menyatakan, fasilitas kapal cepat tidak dalam rangka merebut penumpang pengusaha kapal.

Namun, sebatas menyediakan pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan. 

Sebab, dari sisi tarif juga lebih mahal daripada kapal motor biasa.

Penyediaan kepal cepat dilakukan untuk merespons kebutuhan masyarakat Pulau Kambing. Utamanya dalam pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Sebab, pegawai yang bertugas di Pulau Mandangin selama ini tidak bisa datang tepat waktu.

Sebab, terkendala transportasi laut karena banyak pegawai tidak menetap.

”Penyediaan kapal cepat tidak untuk merebut penumpang. Justru menambah fasilitas bagi masyarakat agar semakin banyak pilihan. Kapal cepat juga untuk penumpang, bukan kapal barang,” terangnya. (jun/jup)

 

Editor : Fatmasari Margaretta
#Barang #kapal cepat #Pelayanan #rute #penumpang #pengusaha #transportasi #layanan #fasilitas