SAMPANG, RadarMadura.id – Kondisi sarpras yang ada di lapangan karapan sapi di Kota Bahari memprihatinkan. Sebab, beberapa ada yang rusak.
Hal itu diduga karena usulan anggaran perbaikan yang diajukan dinas terkait tidak kunjung disetujui.
Kepala Disporabudpar Sampang Marnilem mengatakan, perbaikan sarpras lapangan karapan sapi yang terletak di Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Kota, itu memang menjadi tanggung jawab institusinya.
Diakui, saat ini beberapa sarpras mengalami kerusakan. ”Seperti atap panggung juri, tembok, dan lain sebagainya,” katanya.
Menurutnya, institusinya terakhir mendapatkan anggaran untuk karapan sapi pada 2022.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembebasan tanah di sekitar lapangan karapan sapi sepanjang 50 meter.
”Lapangan karapan sapi itu belum representatif karena panjang lintasan kurang ideal. Sehingga, masih harus membeli tanah untuk memenuhi standar,” ujarnya.
Dijelaskan, untuk perbaikan sarpras lapangan karapan sapi, institusinya sudah mengajukan anggaran lanjutan sejak 2023.
Misalnya, perbaikan pagar pembatas lintasan dengan penonton, panggung juri, dan perbaikan beberapa sarpras lainnya.
”Kami mengajukan sebesar Rp 1 miliar. Tapi, anggaran pemkab terbatas, akhirnya tidak disetujui,” katanya.
Ditambahkan, Kemendagri RI minta semua anggaran daerah diprioritaskan kepada sektor pendidikan dan kesehatan.
”Sebab, indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Sampang rendah,” terangnya.
Ditambahkan, tahun ini institusinya kembali mengajukan anggaran perbaikan sarpras agar lapangan tersebut semakin representatif.
Jumlah anggaran yang diajukan sama, yakni Rp 1 miliar. ”Tapi, tetap tidak disetujui,” terangnya.
Sekretaris Komisi I DPRD Sampang Aulia Rahman mengatakan, karapan sapi menjadi salah satu ikon Madura.
Karena itu, dia kecewa jika Sampang belum memiliki lapangan karapan sapi representatif.
”Seharusnya pemkab bisa memperhatikan hal itu. Dinas terkait harus terus berinovasi untuk mengalokasikan anggaran agar lapangan karapan sapi menjadi salah satu program prioritas dan tidak ditolak timgar,” tandasnya. (bai/yan)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia