Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Mesin Hand Tractor Disperta KP Sampang Raib, Polisi Dalami Penyelidikan

Ina Herdiyana • Jumat, 16 Agustus 2024 | 13:50 WIB
DICURI MALING: Kabid Sarana Pertanian Disperta KP Sampang Nurdin menunjukkan hand tractor tanpa mesin di halaman kantornya kemarin. (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
DICURI MALING: Kabid Sarana Pertanian Disperta KP Sampang Nurdin menunjukkan hand tractor tanpa mesin di halaman kantornya kemarin. (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang melakukan pengadaan 27 unit bantuan hand tractor. Namun, tidak semuanya bisa diserahkan kepada kelompok pertanian (poktan) penerima.

Sebab, satu unit hand tractor yang siap diserahkan ke poktan tinggal kerangkanya. Sedangklan mesinnya hilang digondol maling. Karena itu, Disperta KP Sampang melaporkan pencurian itu ke pihak berwajib.

Kepala Disperta KP Sampang Suyono membenarkan mesin hand tractor yang hendak disalurkan raib. Peristiwa tersebut diduga terjadi Kamis (8/8) malam–Jumat (9/8) pagi.

Komponen alat mesin pertanian (alsiltan) yang hilang sempat dirakit dengan kerangkanya. ”Satu hand tractor diketahui tidak ada mesinnya Jumat (9/8),” ujarnya.

Pasca kejadian itu, Suyono langsung melaporkan pencurian di kantornya ke Polres Sampang. Tujuannya, agar pelaku pencurian alsiltan di lembaganya bisa ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

”Kami akan tetap meminta untuk diproses hukum pelaku yang mengambil mesin hand tractor. Hand tractor yang hilang (mesinnya) diletakkan di halaman belakang kantor,” ujarnya.

Kabid Sarana Pertanian Disperta KP Sampang Nurdin menyatakan, perakitan komponen alsiltan dilakukan Selasa (6/8)–Kamis (8/8).

Namun saat dilakukan pengecekan Jumat (9/8), satu unit hand tractor sudah ditemukan tanpa mesin.

”Saat dilakukan pengecekan nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin) hand tractor Jumat (9/8), ternyata satu sudah tidak ada. Padahal, rekanannya akan diserahkan Selasa (12/8),” imbuhnya.

Satu unit hand tractor yang hilang mesinnya diproyeksikan untuk diserahkan ke salah satu poktan di wilayah Kecamatan Omben. Namun karena kejadian itu, penyerahan alsiltan akhirnya ditunda.

Lembaganya harus melakukan pengadaan mesin alsintan ulang di perubahan anggaran keuangan (PAK). ”Mesin yang hilang itu harganya kurang lebih kisaran Rp 20 jutaan,” katanya.

Baca Juga: Upaya Kapolda Jatim Wujudkan Kondusivitas Jelang Pilkada, Dua Jam Diskusi dengan Sejumlah Tokoh di Sampang

Nurdin menyatakan, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) terpasang closed circuit television (CCTV) di sebelah timur dengan menghadap selatan. Sedangkan mesin hand tractor yang hilang berada di sebalah barat.

”Dugaan kami, pelaku membawa mesin itu dengan cara melompat dari pagar sebelah utara. Sebab, di sekitar pagar ada goresan cat bekas mesin hand tractor yang hilang itu,” sambungnya.

Di tempat terpisah, Humas Polres Sampang Ipda Dedy Delly Rasidie membenarkan adanya laporan yang diajukan Disperta KP Sampang.

Yakni, berkaitan dengan mesil alsintan yang sudah siap diserahkan ke poktan penerima. ”Iya, kami sudah menerima laporan dari disperta KP pada Sabtu (10/8),” ujarnya.

Saat ini laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut untuk melengkapi berkas-berkas laporan polisi (LP) yang diterima.

Hingga saat ini, polisi belum melakukan pemanggilan ke pihak mana pun dalam perkara itu. ”Penyidik bakal melakukan olah TKP saat awal melakukan pendalaman TKP,” tandasnya. (bai/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#Raib #sampang #Disperta KP #alsintan #poktan #Hand Tractor