Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Protes Pergantian Penjabat Kades, Puluhan Warga Geruduk Kantor Kecamatan Omben

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 13 Agustus 2024 | 14:38 WIB
GERAM: Puluhan warga geruduk pendopo kantor Kecamatan Omben Senin (12/8). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
GERAM: Puluhan warga geruduk pendopo kantor Kecamatan Omben Senin (12/8). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Puluhan warga dan tokoh masyarakat dari berbagai desa geruduk kantor Kecamatan Omben, Sampang, Senin (12/8).

Kedatangan mereka sebagai bentuk protes atas pergantian tiga penjabat (Pj) kepala desa (Kades). Yakni Desa Kebun Sareh, Napo Laok, dan Madulang.

Sekdes Madulang Abdullah mengatakan, pihaknya bersama puluhan warga dan tokoh masyarakat sengaja mendatangi kantor Kecamatan Omben.

Mereka merupakan perwakilan dari 18 desa se-Kecamatan Omben. Terdiri dari warga, tokoh masyarakat, dan BPD dari 18 desa.

Pihaknya mendatangi kantor Kecamatan Omben bukan tanpa alasan. Tujuannya, untuk menyampaikan aspirasi terkait pergantian Pj Kades dari hasil evaluasi tim kabupaten. 

”Kami mempertanyakan mekanisme dan hasil penilaian dari pergantian Pj Kades yang di dalam tim evaluasi itu juga ada camat,” ujarnya.

Sebelumnya, BPD dari berbagai desa di Kecamatan Omben sudah audiensi ke kantor Kecamatan Omben.

Lalu, berlanjut ke Pemkab Sampang. Abdullah menilai hasil audiensi tersebut tidak membuahkan hasil.

Buktinya, Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto sudah menerbitkan Surat Keputusan (SK) Pergantian Pj Kades di tiga desa.

Yakni Desa Kebun Sareh, Napo Laok, dan Madulang. ”SK-nya sudah turun, tingal sertijab,” bebernya.

Abdullah mempertanyakan hasil evaluasi Pj Kades yang dilakukan tim evaluasi kinerja Pj Kades Kabupaten Sampang.

Dia meragukan hasil evaluasi karena tim tidak transparan. Apalagi,  saat evaluasi, BPD tidak dilibatkan.

Pihaknya tidak mempermasalahkan pemkab melakukan evaluasi dan pergantian Pj Kades.

Namun, dalam proses pergantian Pj Kades mesti dilakukan secara profesional dan transparan.

”Pergantian Pj Kades tidak kondusif ketika pergantian Pj Kades tidak profesional dan ada iming-iming politik,” ungkapnya.

Camat Omben Didik Adi Pribadi mengakui jika Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) pernah melakukan audiensi.

Masyarakat datang ke kantor kecamatan karena aspirasi berkenaan pergantian Pj Kades.

Menurutnya, pergantian Pj Kades merupakan kewenangan Pj Bupati Sampang.

Pj Kades yang diganti tentunya berdasarkan hasil evaluasi tim evaluasi kinerja Pj Kades Kabupaten Sampang.

”Aspirasi masyarakat akan kami tampung dan akan kami laporkan pada Pj bupati bahwa dari beberapa desa keberatan dan mempertanyakan pergantian Pj Kades,” tandasnya. (bai/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#Pj Kades #PABPDSI #kecamatan omben #Geruduk #audiensi #aspirasi #pergantian