SAMPANG, RadarMadura.id – Si jago merah kembali melalap rumah warga Minggu (11/8). Peristiwa nahas itu menimpa Rofi’i, warga Desa Anggersek, Kecamatan Camplong, Sampang. Diprediksi kerugian yang dialami mencapai ratusan juta.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Dunia Usaha Bidang Pencegahan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Sampang Fatin Hamamah menyampaikan, kebakaran yang menimpa rumah Rofi’i terjadi pada pukul 08.30.
Saat kejadian, rumah tersebut tidak ada penghuninya. Pemilik rumah sedang berada di sawah untuk mengurus tembakau.
”Jadi, waktu kejadian tidak ada orang yang tahu awal mula kebakaran itu terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, warga sekitar mengetahui rumah Rofi’i terbakar saat api sudah besar. Api cepat melalap bangunan rumah karena terbuat dari kayu.
Ditambah lagi, kondisi angin yang kencang sehingga menjalar ke seluruh bangunan.
”Rumahnya terbuat dari kayu dan kondisi angin sedang kencang, sehingga api dengan mudah menghanguskan rumah itu,” tuturnya.
Fatin mengungkapkan, pihaknya mendapat laporan kebakaran dari warga setempat pukul 08.39.
Personel pemadam kebakaran langsung menuju TKP membawa dua armada damkar. Saat tiba di lokasi pada pukul 09.00, keadaan rumah sudah ludes terbakar.
”Kami padamkan sisa api yang masih hidup. Dugaan sementara kebakaran terjadi karena korsleting listrik,” ungkapnya.
Dia membeberkan, sejumlah barang berharga milik korban ludes terbakar. Di antaranya perhiasan berupa emas, televisi, sepeda motor, kulkas, dan lain sebagainya.
Diprediksi kerugian yang dialami korban mencapai Rp 100 juta. ”Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” bebernya.
Dinas Damkar Sampang mencatat ada dua peristiwa kebakaran yang terjadi dalam sepekan terakhir.
Sebelumnya terjadi pada rumah Wefa (alm), warga Dusun Angsana, Desa Bluuran, Kecamatan Karang Penang, Sampang, Minggu (4/8).
Karenanya, Fatin mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan saat musim kemarau.
Ketika hendak meninggalkan rumah, dikontrol terlebih dahulu keadaan listrik di rumah maupun hal-hal pemicu kebakaran lainnya.
”Jangan sampai meninggalkan rumah dalam keadaan kipas angin menyala dan sebagainya. Sebab, jika terjadi korsleting listrik akan memicu kebakaran,” imbaunya.
Kapolsek Camplong Sampang AKP Iwan Kusdiyanto membenarkan kejadian kebakaran yang terjadi di Desa Anggersek, Kecamatan Camplong.
Peristiwa tersebut terjadi pukul 08.30. Akibatnya, rumah milik Rofi’i dengan ukuran 6 x 12 meter ludes terbakar.
”Korban jiwa alhamdulillah tidak ada. Hanya rumah beserta seisinya tidak bisa diselamatkan (terbakar),” tandasnya. (bai/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti