SAMPANG, RadarMadura.id – PT Petrogas Wira Jatim (PWJ) sudah tidak punya saham di PT Sampang Sarana Shorebase (SSS).
Sebab, PT Geliat Sampang Mandiri (GSM) sudah melunasi pembelian saham yang tersisa sebesar 20,80 persen atau senilai Rp 1.071.823.666.
Plt Direktur Utama PT GSM Tamsul menyampaikan, pihaknya sudah membayar penuh pembelian saham anak perusahaannya yakni PT SSS.
Sisa pembayaran tahun lalu sudah dilunasi satu hari sebelum batas akhir kesepakatan, Selasa (6/8). Sebelumnya disepakati batas pembelian saham maksimal Rabu (7/8).
Dia mengutarakan, pembelian saham yang baru dilakukan merupakan tahap kedua. Tahap pertama sudah dibayar sebesar Rp 1,4 miliar untuk 27,20 persen.
Dengan demikian, saat ini kepemilikan saham PT GSM pada PT SSS menjadi 99 persen.
Pihaknya berharap, bertambahnya porsi kepemilikan saham ini dapat mendorong kemajuan sektor usaha PT SSS.
”Pembayaran untuk pembelian saham tahap dua sudah kami laksanakan. Pembayaran tidak melebihi batas waktu yang disepakati,” terangnya.
Direktur Utama PT PWJ Budi Tambunan menyampaikan, pembayaran pembelian saham PT SSS sudah selesai.
Pihaknya juga sudah mengecek bahwa uang sudah masuk ke rekening perusahaan.
Menurutnya, saham PT SSS dilepas berdasar hasil kesepakatan perusahaan induk.
Yakni, PT Petrogas Jatim Utama (PJU) dengan PT GSM induk dari PT SSS. PT PJU merupakan BUMD Provinsi Jawa Timur.
Proses pembelian saham, lanjut dia, dibagi dua tahap. Tahap pertama selesai diproses tahun lalu.
”Dengan dibelinya saham itu, sekarang PT PWJ sudah tidak memiliki saham lagi di PT SSS,” terangnya. (jun/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Berta SL Danafia