Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Data Pegawai Struktural Belum Di-Update, BKPSDM Sampang Sebut Delapan Formasi Kosong

Fatmasari Margaretta • Kamis, 27 Juni 2024 | 18:38 WIB
BEKERJA: Sejumlah pegawai pemerintah saat berada di salah satu ruangan RSUD Mohammad Zyn Sampang Senin (11/3). ()JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
BEKERJA: Sejumlah pegawai pemerintah saat berada di salah satu ruangan RSUD Mohammad Zyn Sampang Senin (11/3). ()JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pembaruan data pegawai struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang lamban.

Akibatnya, pemerintah belum mengetahui detail formasi pegawainya saat ini. Pembaruan data terakhir dilakukan akhir tahun lalu.

Hal ini diakui Kabid Mutasi BKPSDM Sampang Bayu Pamungkas Kusprasetyo. Rekap data yang terakhir ada sebanyak 353 pegawai eksisting.

Artinya, ada kekosongan sebanyak 8 formasi dari total 361 formasi.

Menurutnya, pegawai struktural di lingkungan Pemkab Sampang sebanyak 361 formasi.

Meliputi, 32 formasi untuk pegawai eselon II, 149 formasi eselon III, dan 180 formasi eselon IV.

Bayu mengungkapkan, ratusan formasi tersebut tersebar di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Tapi, tidak semua formasi terisi pegawai atau pejabat definitif.

Pemerintah menyiasati kekosongan jabatan itu dengan menunjuk pelaksana tugas (Plt).

”Data eksisting pegawai struktural yang terbaru belum kami hitung. Pastinya sudah ada perubahan dari data yang ada saat ini. Sebab, mungkin sudah ada pegawai yang pensiun atau wafat,” ungkapnya.

Bayu mengakui dirinya belum menghitung detail ketersediaan pegawai. Biasanya pembaruan data itu dilakukan langsung saat ada perubahan. 

Akan tetapi, kali ini belum dilakukan karena ada gangguan sistem proses pendataan.

Jika semua sudah normal, pihaknya akan segera merekap data pegawai eksisting yang terbaru.

”Sistem pendataan pegawai masih ada gangguan. Nanti kalau sudah normal, segera kami rekap,” janjinya.

Ketua DPRD Sampang Fadol menyampaikan, pemerintah harusnya tidak terlambat dalam memperbarui data pegawai.

Sebab, data itu dapat menjadi acuan untuk rencana pengisian jabatan yang kosong. Tujuan utamanya memaksimalkan layanan kepada masyarakat.

”Data pegawai itu dinamis karena setiap tahun pasti ada yang memasuki purnatugas,” jelasnya. (jun/bil)

Editor : Fatmasari Margaretta
#pegawai #jabatan #formasi #pembaruan data #pemkab sampang #Purnatugas #eselon #plt