SAMPANG, RadarMadura.id – Sasaran program Jawa Timur Pemberdayaan Usaha Perempuan (Jatim Puspa) tahun ini berkurang.
Pada 2023, Pemprov Jatim menetapkan tiga desa sasaran. Yakni, Desa Taman 44 penerima, Desa Batoporo Timur 22 penerima, dan Desa Banjar Tabulu 22 penerima.
Tahun ini sasaran program Jatim Puspa berkurang menjadi dua desa. Yakni Desa Jrangoan, Kecamatan Omben dan Desa Plampaan, Kecamatan Camplong.
Saat ini DPMD Sampang sedang memverifikasi keluarga penerima manfaat (KPM).
Kabid Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat (PKM) DPMD Sampang Abd. Hadi Purnomo mengatakan, pihaknya sudah menerima jumlah desa yang mendapat bantuan program Jatim Puspa.
Tahun ini jumlah desa penerima lebih sedikit dibandingkan 2023. Saat ini pihaknya masih memverifikasi KPM program Jatim Puspa.
”Untuk jumlah KPM yang akan menerima masih menunggu hasil verifikasi,” ujarnya.
Hadi mengutarakan, program Jatim Puspa dianggarkan oleh Pemprov Jatim. Karenanya, jumlah desa sasaran bergantung pada anggaran Pemprov Jatim.
”Biasanya, bantuan yang diberikan berupa barang dengan nominal Rp 2,5 juta per KPM,” tuturnya.
Dijelaskan, pemberian bantuan Jatim Puspa diutamakan masyarakat yang pernah menerima bantuan program keluarga harapan (PKH).
Diharapkan, bantuan ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sehingga lebih mandiri melalui usaha yang dikembangkan.
Program Jatim Puspa belum terealisasi. Sebab, tahapan verifikasi belum selesai. DPMD Sampang masih menunggu finalisasi verifikasi data KPM dari desa.
”Tahun lalu penyalurannya dilaksanakan Oktober. Tahun ini, pemprov akan mempercepat penyalurannya sehingga diperkirakan direalisasikan Agustus,” terang Hadi.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Sampang Ubaidillah menilai, program Jatim Puspa memang bagus.
Tapi, selama ini penyalurannya banyak yang tidak tepat sasaran. Indikatornya, program yang bertujuan untuk mengentaskan kemiskinan itu tidak sesuai harapan.
”Dengan demikian, angka kemiskinan di Sampang belum teratasi dengan baik,” pungkasnya. (bai/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti