Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Seorang Pria Di Sampang Dibacok OTK, Polisi Lakukan Olah TKP dan Visum

Hendriyanto • Senin, 15 April 2024 | 05:36 WIB

TERKAPAR: IA terkapar di TKP usai dibacok orang tak dikenal  di Dusun Tarogan, Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Sampang, Minggu (14/4).
TERKAPAR: IA terkapar di TKP usai dibacok orang tak dikenal di Dusun Tarogan, Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Sampang, Minggu (14/4).

SAMPANG, RadarMadura.id – Warga Dusun Tarogan, Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Sampang Jawa Timur digegerkan dengan kasus pembacokan dipinggir jalan. Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Jelgung pada Minggu (14/4) sekitar pukul 17.00 WIB.

Aksi pembacokan dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK). Sedangkan korban berinisial IA warga Banyusokah, Kecamatan Ketapang, Sampang. IA mengalami pendarahan berat hingga nyawanya tidak tertolong.

Umar salah satu warga setempat membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, lokasi TKP berjarak 800 meter dari kantor Polsek Robatal.

”Iya benar, kejadiannya tadi sekitar pukul 17:00 WIB,” katanya.

Baca Juga: Kepergok Selingkuh, Sekdes Pademawu Barat, Pamekasan, Mengundurkan Diri

Menurutnya, korban saat itu sedang mengendarai motor dari arah timur ke arah barat bersama anaknya. Informasinya hendak membeli petasan karena permintaan anaknya yang masih berusia 4 tahun.

”Berdasar informasi yang kami ketahui, korban dipepet oleh salah satu mobil OTK kemudian terjatuh,” ujarnya.

Arifin warga setempat menambahkan, saat korban terjatuh, OTK diperkirakan tiga orang turun dari mobil yang memepet korban. Kemudian terjadi aksi pembacokan terhadap korban. Korban masih hidup dan dilarikan ke rumah sakit.

”Korban sudah dibawa ke RSUD dr Mohammad Zyn Sampang dan informasinya sudah meninggal dunia,” jelasnya.

Baca Juga: Berkah Lebaran, Masa Tahanan Ratusan Napi Rutan Kelas II-B Sumenep Dipotong



Dikonformasi terpisah, Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo membenarkan insiden berdarah di Desa Jelgung, Kecamatan Robatal tersebut. Namun pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan secara detail terkait insiden tersebut lantaran masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

”Iya benar insiden itu. Kami masih lakukan olah TKP sekaligus melakukan visum,” pungkasnya.

Peristiwa pembacokan tersebut viral diberbagai grup WhatsApp. Korban yang bersimbah darah menggunakan sarung berwarna merah dan menggunakan kaos. (bai/dry)

Editor : Hendriyanto
#sampang #robatal #pembacokan #otk