Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Surati Pengelola Destinasi Wisata, Disporabudpar Sampang Minta Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan Pengunjung

Hera Marylia Damayanti • Senin, 15 April 2024 | 22:05 WIB
CERAH: Pemuda sedang berada di area Wisata Mangrove Sreseh (WMS) Barung Ngambang, Desa Klobur, Sreseh, Sampang, Selasa (6/4). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)
CERAH: Pemuda sedang berada di area Wisata Mangrove Sreseh (WMS) Barung Ngambang, Desa Klobur, Sreseh, Sampang, Selasa (6/4). (UBAIDILLAHIR RA’IE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Masyarakat banyak yang berkunjung ke tempat wisata untuk mengisi hari libur Lebaran.

Karena itu, Disporabudpar Sampang mengingatkan agar pengelola wisata meningkatkan keamanan dan keselamatan pengunjung. Ini tertuang dalam surat yang dikirim ke semua pengelola wisata.

Kepala Bidang Pariwisata Disporabudpar Sampang Endah Nursiskawati menyampaikan, saat momen Lebaran banyak destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan. Terutama wisata alam yang tersebar di Kota Bahari.

Tahun lalu ada kejadian pengunjung yang meninggal di lokasi wisata. Dia tidak ingin kejadian serupa terulang lagi tahun ini. Untuk mengantisipasinya, pihaknya bersurat ke semua pengelola destinasi wisata.

”Semua destinasi wisata sudah diberikan surat edaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan pengunjung,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, potensi destinasi wisata di Sampang sebanyak 72 wisata. Namun, yang tercatat 24 wisata.

Sementara yang dikelola disporabudpar hanya dua destinasi wisata. Yakni, wisata Pantai Lon Malang dan Pantai Biru Camplong.

Menurut Endah, destinasi wisata di Sampang bervariasi. Terdiri dari wisata alam dan religi. Sejauh ini yang menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) hanya dua wisata yang dikelola daerah.

”Pantai Lon Malang bekerja sama dengan pemkab dalam pengembangannya. Sedangkan Pantai Biru Camplong itu memang milik pemkab yang dipihakketigakan,” ungkapnya.

Endah memaparkan, target PAD dua wisata tersebut setiap tahun terpenuhi 100 persen. Pantai Lon Malang ditarget Rp 25 juta sedangkan Pantai Biru Camplong ditarget Rp 55 juta.

”Sekarang kami fokus pengembangan wisata berbasis desa. Sehingga, hasil perolehan pemasukan pada wisata masuk pada pendapatan asli desa (PADes),” tukasnya. (bai/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#keamanan #pengunjung #libur lebaran #wisata #surat edaran #disporabudpar #pengelola #keselamatan #destinasi wisata