Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Bangun Dapur Umum Untuk Korban Banjir Sampang, Ringankan Masyarakat Saat Ibadah Puasa

Hendriyanto • Rabu, 13 Maret 2024 | 11:28 WIB

MASAK: Tim relawan saat memasak di dapur umum Dinsos Sampang untuk pendistribusian nasi bungkus kepada para korban banjir.
MASAK: Tim relawan saat memasak di dapur umum Dinsos Sampang untuk pendistribusian nasi bungkus kepada para korban banjir.

SAMPANG, RadarMadura.id - Hujan deras sejak Selasa (12/3) malam mengakibatkan sejumlah desa di Kabupaten Sampang banjir. Bahkan akses jalan nasional tidak bisa dilalui kendaraan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang mencatat ada 16 desa dan kelurahan terendam banjir. Itu meliputi empat kecamatan. Yaitu Kecamatan Sampang, Torjun, Jrengik dan Tambelangan.

Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto menyampaikan, sebagai langkah awal Pemkab Sampang telah mensiagakan dapur umum untuk menyalurkan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir. Ratusan nasi bungkus sudah didistribusikan kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga: Peduli Korban Banjir, Sri Rustiana Bagi-Bagi Takjil dan Amplop

Dia mengungkapkan, penanganan banjir jangka menengah dan panjang membutuhkan pembangunan waduk dan embung. Termasuk saluran di jalan jalur selatan.

"Untuk penanganan darurat dilakukan evakuasi oleh tim BPBD Sampang," pungkasnya.

Untuk diketahui, wilayah banjir di Kecamatan Tambelangan paling parah menimpa tiga desa. Yakni Desa Batorasang, Bringin, dan Mambulu. Masing-masing desa ketinggian air mencapai 300 centimeter.

Sedangkan daerah paling banyak terendam banjir yakni Kecamatan Sampang. Meliputi Desa Tanggumong tinggi air antara 30-50 sentimeter, Desa Kamuning antara 30-40 sentimeter, dan Desa Banyumas antara 50-70 sentimeter.

Baca Juga: Jalan Nasional Penghubung Sampang–Bangkalan Terendam Banjir, Kendaraan Mengular

Selain itu, Desa Pasean juga terendam air setinggi 30 sentimeter, Desa Panggung 20 sentimeter, dan Desa Pangilen 40 sentimeter. Wilayah kota sampang yang terdampak banjir di jalan Imam Bonjol tinggi air 20 sentimeter, Jalan Teratai 20 sentimeter, Jalan Pemuda Bahari 40 sentimeter dan Jalan Pemuda Satria 30 sentimeter.

Sebaran banjir di Kecamatan Jrengik terjadi di Desa Majengan ketinggian air mencapai 130 sentimeter, Desa Margantoko ketinggian sekitar 120 sentimeter. Sedangkan, Desa Penyepen tinggi air sekitar 60 sentimeter dan desa Taman diperkirakan 50 sentimeter.

Di Kecamatan Torjun juga terdampak banjir yang meluas ke tida desa. Desa Kodek ketinggian air sekitar 40 sentimeter, Desa Jeruk Porot 40 sentimeter, dan Desa Kanjer 50 sentimeter.

Baca Juga: 16 Desa di Sampang Terendam Banjir

Sejak data ini diumumkan pukul 21.25, belum ada korban jiwa, luka ringan atau berat. Tim BPBD Sampang masih mendata pengungsi korban banjir. (bil)

Editor : Hendriyanto
#puasa #dapur umum #pemkab sampang #pj bupati sampang #Banjir #banjir Sampang