SAMPANG, RadarMadura.id – Sedikitnya, tiga jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Sampang dibiarkan kosong.
Tahun ini, kecil kemungkinan dilakukan lelang jabatan. Pasalnya, BKPSDM Sampang tidak punya anggaran untuk lelang jabatan pimpinan tinggi (JPT) pratama.
Kepala Bidang (Kabid) Mutasi BKPSDM Sampang Bayu Pamungkas Kusprasetyo menyampaikan, ada tiga JPT pratama yang kosong.
Dua di antaranya kosong sejak 2022. Yakni, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan dan Staf Ahli Bidang Pembangunan, Kesra dan SDM. Sementara jabatan kepala dishub kosong sejak 2023.
Pada 2022, Pemkab Sampang melakukan lelang jabatan. Namun, hanya tujuh jabatan eselon II yang terisi.
Yakni, kepala dispendukcapil, inspektorat, BPKAD, diskominfo, diskopindag, disnaker, staf ahli bidang hukum pemerintahan dan politik.
”Kami hanya diarahkan untuk mengisi kekosongan di tujuh jabatan. Untuk dua jabatan staf ahli yang kosong belum ada arahan dari pimpinan,” ujarnya.
Bayu mengungkapkan, pihaknya belum bisa memastikan pengisian tiga JPT pratama yang kosong.
Tahun ini pihaknya belum bisa memastikan akan melakukan lelang jabatan. Sebab, instansinya tidak kebagian anggaran untuk lelang jabatan yang kosong.
”Jika memang mau melakukan lelang jabatan, mesti dilakukan setelah perubahan anggaran keuangan (PAK). Sebab, anggarannya belum ada,” ungkapnya.
Bayu menerangkan, untuk mengisi kekosongan tiga kursi JPT pratama, bupati menunjuk pelaksana tugas (Plt).
Mereka didorong untuk bekerja maksimal memimpin OPD. Tujuannya, supaya program pemerintah tetap berjalan sesuai dengan tupoksi setiap OPD.
”Sejauh ini masih berjalan maksimal meski belum dipimpin kepala definitif,” tukasnya. (bai/bil)
Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News
Editor : Hera Marylia Damayanti