Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Dianggarkan Rp 2,7 Miliar, Santunan Anak Yatim di Sampang Baru Disalurkan

Hera Marylia Damayanti • Selasa, 30 Januari 2024 | 16:10 WIB
PEDULI: Ketua TP PKK Sampang Mimin Hariyati (kerudung kuning) didampingi Kepala Dinsos PPPA Edi Subinto (pakai kacamata) menyalurkan santunan anak yatim di Pendopo Kabupaten Sampang, Minggu (28/1).
PEDULI: Ketua TP PKK Sampang Mimin Hariyati (kerudung kuning) didampingi Kepala Dinsos PPPA Edi Subinto (pakai kacamata) menyalurkan santunan anak yatim di Pendopo Kabupaten Sampang, Minggu (28/1).

SAMPANG, RadarMadura.id – Alokasi anggaran untuk kegiatan santunan anak yatim cukup fantastis. Tahun ini Pemkab Sampang menyiapkan dana sebesar Rp 2,7 miliar. Untuk bulan ini bantuan tersebut baru disalurkan.

Kepala Dinsos PPPA Sampang Edi Subinto melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Erwin Elmi Syahrial menyampaikan, program santunan anak yatim disiapkan setiap tahun.

Anggaran yang digelontorkan cukup besar, yakni mencapai Rp 2,7 miliar.

Dana miliaran rupiah itu diperuntukkan 6.000 anak yatim dari 14 kecamatan di wilayah Kabupaten Sampang.

Dinsos PPPA Sampang menyalurkan bantuan menjadi 12 tahap selama setahun. Setiap anak yatim mendapat santunan uang tunai sebesar Rp 250 ribu dan sembilan bahan pokok (sembako).

”Total anggaran untuk program santunan anak yatim itu Rp 2,7 miliar. Untuk santunan berupa uang tunai disiapkan sebesar Rp 1,5 miliar, sedangkan sembako sebesar Rp 1,2 miliar,” tuturnya.

Erwin menjelaskan, pihaknya menghimpun data anak yatim dari masing-masing kecamatan. Dia meminta pihak kecamatan untuk mendata anak yatim yang tersebar di setiap desa.

Kegiatan ini sebagai upaya pemerintah untuk meringankan beban kebutuhan ekonomi anak yatim.

Penyaluran santunan anak yatim baru direalisasikan satu tahap.

”Baru sekali. Tahap pertama bulan Januari. Seperti biasa, penyaluran digelar di Pendopo Kabupaten Sampang,” jelasnya.

Erwin mengungkapkan, penentuan sasaran penerima bantuan melalui proses seleksi. Itu dilakukan agar program bansos tepat sasaran.

Baca Juga: Menikmati Dusun Bambu, Tempat Wisata Lengkap di Bandung Barat

Anak yatim yang tercatat sebagai penerima didukung dengan syarat administrasi kependudukan.

”Pasti kita seleksi dulu agar tepat sasaran. Kita pastikan semua anak yatim sudah memenuhi syarat,” tukasnya. (jun/bil)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#14 kecamatan #santunan anak yatim #uang tunai #sembako #santunan #anak yatim #Menyalurkan Bantuan #Dinsos PPPA