Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Tunggu Pemeliharaan Sistem Aplikasi KPKNL, Pemkab Sampang Lelang Ulang Aset Sisa 2023

Berta SL Danafia • Jumat, 19 Januari 2024 | 16:01 WIB
Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang Achmad Murang. Pemerintah akan lelang ulang aset sisa 2023 dan tinggal menunggu kabar kesiapan KPKNL Pamekasan. (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)
Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang Achmad Murang. Pemerintah akan lelang ulang aset sisa 2023 dan tinggal menunggu kabar kesiapan KPKNL Pamekasan. (JUNAIDI PONDIYANTO/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Rencana pemerintah untuk menyegerakan lelang ulang kendaraan tidak berjalan mulus.

Pelelangan ulang sisa 2023 lalu yang diproyeksikan diproses tahun ini mandek. Proses lelang belum dapat dilanjutkan karena menunggu pemeliharaan sistem pelelangan.

Kabid Pengelolaan Aset Daerah BPPKAD Sampang Achmad Murang menerangkan, sebagian aset kendaraan yang gagal lelang tahun lalu masih milik pemerintah.

Pelelangan ulang yang diharapkan dapat diproses awal tahun ini masih terkendala. Pihaknya tidak dapat memastikan bulan ini lelang dapat dilanjutkan atau tidak.

Proses lelang aset kendaraan pemerintah melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pamekasan.

KPKNL bertindak sebagai pelaksana lelang setelah ada pengajuan dari pemerintah daerah. Pihaknya telah berkoordinasi untuk bisa segera melelang ulang sisa aset kendaraan.

Namun, menurutnya, Pemkab Sampang masih diminta menunggu sampai waktu yang belum ditentukan.

Sebab, KPKNL Pamekasan masih dalam proses pemeliharaan sistem aplikasi lelang. Selanjutnya, pemerintah hanya menunggu kabar kesiapan dari KPKNL Pamekasan.

”Rencana kami memang bulan ini sudah bisa diproses lagi karena itu sisa tahun lalu. Ternyata masih diminta menunggu karena KPKNL masih pemeliharaan sistem aplikasi,” terangnya.

Menurut dia, sejumlah aset milik pemerintah yang dilelang akhir tahun lalu gagal lelang. Seperti dua unit motor dan dua alat berat yang tidak laku karena dilelang per unit.

Kemudian, ada 12 unit kendaraan sepeda motor yang dilelang secara scrap atau seharga besi tua.

”Kalau untuk 12 unit sepeda motor itu gagal lelang karena pemenangnya tidak melakukan pelunasan,” jelasnya. (jun/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Berta SL Danafia
#kpknl #sampang #lelang #madura