Nasional Madura Food & Travel Sastra & Budaya Sportainment Hiburan Features Cek Fakta Catatan Pendidikan Hukum Kriminal Ekonomi Bisnis Internasional Lifestyle Oto & Tekno Religi Ibu & Anak Kesehatan Radar Madura TV

Ibu Dua Anak Korban Pembunuhan di Omben, Sampang, Diduga Diincar sebelum Suami Merantau

Hera Marylia Damayanti • Kamis, 11 Januari 2024 | 17:50 WIB
TELITI: Petugas memasang garis polisi di rumah korban yang terletak di Dusun Lorpolor, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Sampang, Selasa (9/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)
TELITI: Petugas memasang garis polisi di rumah korban yang terletak di Dusun Lorpolor, Desa Karanggayam, Kecamatan Omben, Sampang, Selasa (9/1). (MOH. IQBAL AFGANI/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pembunuhan Siti Maimuna (SM) menyisakan misteri. Polisi belum berhasil mengungkap pelaku dan motif perempuan dua anak itu dihabisi di kamar sendiri. Dugaan sementara, Siti memang diincar sebelum suami pergi merantau.

Kerabat dekat korban mengaku bahwa SM sudah diincar sejak beberapa hari lalu sebelum kejadian. Pakaian yang dijemur di samping rumahnya dirobek orang tidak dikenal (OTK). ”Sepertinya memang diincar,” ucap salah satu kerabat korban pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM) di lokasi, Selasa (9/1).

Dia memasrahkan semua peristiwa tersebut pada aparat penegak hukum (APH). Keluarga meminta polisi untuk segera menangkap pelaku dan mengusut tuntas pembunuhan pada perempuan 30 tahun itu.

”Kasihan, Pak, anaknya masih kecil-kecil. Keluarga histeris mendengar kabar ini. Kakak korban itu menangis terus-menerus. Begitu juga dengan suami SM yang berusaha ditenangkan oleh keluarga dan tetangga,” tuturnya.

Saat kejadian, suami SM memang sudah tidak ada di rumah. Dia berangkat merantau ke Surabaya sehari sebelum peristiwa nahas tersebut. Korban tidak sendirian. Dia tinggal satu atap dengan kakak dan ipar perempuannya.

Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) Selasa (9/1). Tim dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sigit Nursiyo Dwiyugo. Penyelidik masih mendalami dugaan pembunuhan tersebut.

Hampir seluruh sudut ruangan dari rumah yang berdinding kayu itu diamati oleh Tim Inafis Polres Sampang. Dari hasil olah TKP, petugas membawa dua boks besar dan dua tas kecil yang diduga sebagai barang bukti (BB).

Kerabat terdekat korban juga dimintai keterangan. Mereka adalah suami SM, kakak, beserta iparnya usai melaksanakan olah TKP. Polisi memang sudah memadati rumah korban saat mendapat laporan peristiwa tersebut.

Tim bergeser dari lokasi kejadian pukul 10.30, Selasa (9/1). Keadaan di sekitar rumah korban terpantau cukup sepi. Hampir di setiap sudut dikelilingi area persawahan. Hanya ada beberapa rumah di sebelah timur dan selatan.

Kasihumas Polres Sampang Ipda Sujianto menjelaskan, petugas masih terus menggali informasi dari sejumlah saksi. Hal ini untuk mengungkap pelaku dan motif dari pembunuhan perempuan yang dikaruniai dua anak itu.

Sujianto menerangkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.30. Korban ditemukan kali pertama oleh kakaknya, Rikman. Dia mendengar teriakan adiknya dan langsung menuju kamar korban. Di tempat itu, SM sudah tergeletak penuh darah.

Baca Juga: Si Leopard Gecko, Hewan Pemalu yang Punya Nilai Jual Tinggi, Agus Purwanto Senang Ternak karena Warna Kulit Unik dan Bisa Datangkan Cuan

”Sekitar enam luka robek di tubuh korban. SM dinyatakan meninggal karena kehabisan darah saat dievakuasi ke Puskesmas Omben. Urat nadi di tangannya terputus,” ulasnya.

Mantan anggota reskrim itu meminta publik untuk bersabar. Sebab, polisi masih bekerja untuk mengungkap kasus pembunuhan tersebut. Perkembangan penanganan perkara akan dikabarkan secara bertahap dan transparan.

”Nanti akan kami kabari lebih lanjut. Hasil olah TKP juga masih terus kami dalami. Kita kumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” jelas polisi satu balok emas di pundaknya itu. (afg/luq)

Baca artikel dan berita menarik dari RadarMadura.id lainnya di Google News

Editor : Hera Marylia Damayanti
#diincar #Luka Robek #pembunuhan #motif pembunuhan #Tergeletak #TKP #tim inafis #otk #Suami Merantau #SM #Puskesmas Omben